JAKARTA. Pelarangan cantrang berdampak pada industri pengolahan ikan. Koordinator lapangan Aliansi Nelayan Indonesia Rusdianto Samawa mengatakan, saat ini telah ada hampir 70 pelaku industri yang tutup. "Industri yang belum tutup juga berjalan lemas," ujar Rusdianto kepada Kontan, (13/7). Hasil tangkapan cantrang dimanfaatkan untuk bahan baku serta barang ekspor setengah jadi. Selain itu juga ada yang digunakan sebagai pakan ikan. Pelarangan cantrang dipercaya akan membuat unit pengolah ikan dan ekspor menjadi terganggu. Sebelumnya guna menjaga pasokan ikan, pemerintah memberlakukan impor. Hanya saja kualitas ikan impor meski lebih murah dinilai kurang baik. Ikan impor dipatok dengan harga Rp 12.000 per kilogram (kg) lebih murah dibanding ikan lokal yang harganya mencapai Rp 20.000 per kg.
Puluhan industri pengolahan ikan gulung tikar
JAKARTA. Pelarangan cantrang berdampak pada industri pengolahan ikan. Koordinator lapangan Aliansi Nelayan Indonesia Rusdianto Samawa mengatakan, saat ini telah ada hampir 70 pelaku industri yang tutup. "Industri yang belum tutup juga berjalan lemas," ujar Rusdianto kepada Kontan, (13/7). Hasil tangkapan cantrang dimanfaatkan untuk bahan baku serta barang ekspor setengah jadi. Selain itu juga ada yang digunakan sebagai pakan ikan. Pelarangan cantrang dipercaya akan membuat unit pengolah ikan dan ekspor menjadi terganggu. Sebelumnya guna menjaga pasokan ikan, pemerintah memberlakukan impor. Hanya saja kualitas ikan impor meski lebih murah dinilai kurang baik. Ikan impor dipatok dengan harga Rp 12.000 per kilogram (kg) lebih murah dibanding ikan lokal yang harganya mencapai Rp 20.000 per kg.