Puma Energy akan pasok BBM pertambangan Kalimantan



JAKARTA. Perusahaan yang bergerak di bidang midstream dan downstream energi, Puma Energy, berencana membangun sebuah terminal bahan bakar minyak (break bulk terminal) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Juru bicara Puma Energy Joscelin Kwek mengatakan, pembangunan terminal minyak itu direncanakan akan dimulai pada semester II tahun 2014 ini. "Terminal ini nantinya akan melayani kebutuhan BBM untuk industri pertambangan di Kalimantan," ujar Joscelin kepada KONTAN (6/5).

Perlu diketahui, beberapa perusahaan pertambangan batubara berskala besar Indonesia seperti Adaro Energy, Bumi Resources, dan Harum Energy beroperasi di Pulau Kalimantan. Dengan banyaknya perusahaan tambang besar di sana, Puma Energy berharap bisa memasarkan BBM untuk keperluan angkutan tambang tersebut.


Meski demikian, Joscelin enggan mengungkap berapa nilai investasi, kapasitas terminal, dan target waktu penyelesaian pembangunan terminal itu. Sekadar mengingatkan, pada 20 Maret lalu, Puma Energy telah mengakuisisi sisa saham anak usaha Medco Energi Internasional yang bergerak di bidang penyimpanan dan distribusi BBM PT Medco Sarana Kalibaru sebesar 35,28%. Sebelumnya, Puma sudah memiliki 63,88% saham di Medco Sarana Kalibaru.

Puma Energy beroperasi di 38 negara di 5 benua. Kantor pusatnya terletak di Singapura dengan kantor wilayah di Jenewa, Johannesburg, San Juan, Brisbane. Kapasitas penyimpanannya lebih dari 4,5 juta meter kubik dan volumenya terisi mencapai 22 juta meter kubik pada 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan