#PuntungBeruntung Buka Static HUB Dorong Nilai Pasca Konsumsi



KONTAN.CO.ID - Kesadaran atas pengelolaan produk pasca-konsumsi secara bertanggung jawab kian didorong melalui pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi kreatif. Langkah ini dinilai dapat menjadi sarana edukasi yang relevan guna membangun ekosistem keberlanjutan (sustainability) di tingkat masyarakat.

Inisiatif tersebut salah satunya ditunjukkan melalui gerakan kolektif #PuntungBeruntung yang resmi menghadirkan ruang edukasi dan eksplorasi bernama Static HUB di FIBO Coffee & Roastery, Kudus. Inisiatif yang diinisiasi oleh PT Nojorono Tobacco International sejak 2023 ini menggandeng KICKYOURBUTT Project (KYB) guna membuka peluang inovasi dan nilai guna baru dari pengolahan material pasca-konsumsi.

Melalui pendekatan partisipatif, Static HUB dirancang sebagai wadah titik temu (hub) bagi publik dan komunitas kreatif lokal dalam membedah potensi produk pasca-konsumsi yang telah diolah.


Project Manager KICKYOURBUTT Project, Arya Adhi, menyampaikan bahwa ruang ini dikembangkan untuk memfasilitasi ragam aktivitas dan gagasan yang dekat dengan audiens muda serta komunitas.

"Static HUB hadir sebagai titik temu bagi berbagai ide dan kolaborasi. Di sini, masyarakat dapat melihat berbagai kemungkinan dan pencapaian dari pengolahan produk pasca konsumsi. Kami berharap Static HUB dapat terus berkembang bersama komunitas dan melahirkan semakin banyak inisiatif positif," ujar Arya dalam keterangan resminya, Sabtu (5/9).

Kontan - PT. NOJORONO TOBACCO INTERNATIONAL Native Online
© Foto oleh NOJORONO
CSR Department Head PT Nojorono Tobacco International, Dimas Handoko, menjelaskan bahwa upaya membangun budaya yang sadar terhadap pengelolaan produk pasca-konsumsi membutuhkan komitmen jangka panjang serta konsistensi untuk mengubah perilaku publik.

"Perubahan perilaku tidak dapat dibangun dalam semalam. Dibutuhkan konsistensi serta dukungan masyarakat untuk terlibat secara langsung. Melalui Static HUB, kami ingin memperkuat #PuntungBeruntung dalam menghadirkan edukasi yang lebih dekat dengan publik sekaligus membangun ekosistem kolaboratif yang mendorong kesadaran terhadap pasca konsumsi," jelas Dimas.

Dimas menambahkan, fokus gerakan #PuntungBeruntung ke depan tidak sekadar meningkatkan kepedulian (awareness), melainkan menciptakan nilai bersama (creating shared value) yang berdampak pada lingkungan sosial.

"Kami ingin #PuntungBeruntung terus berkembang sebagai platform yang relevan dan mampu menciptakan nilai bersama. Ke depan, kami berharap semakin banyak individu, komunitas, maupun organisasi yang terlibat sehingga kesadaran terhadap pasca konsumsi dapat berkembang menjadi bagian dari kebiasaan dan budaya," pungkasnya.

Sebagai informasi, inisiatif #PuntungBeruntung menggabungkan penempatan titik pengumpulan (butt collector) dan pemanfaatan material hasil olahan pasca-konsumsi menjadi produk bernilai guna. Pendekatan edukatif dan berbasis ekosistem ini diharapkan dapat membuka peluang inovasi baru yang tumbuh bersama masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News