JAKARTA. PT Research In Motion (RIM) Indonesia tak kehilangan gairah menggarap pasar Indonesia. Meski bisnis sang induk usaha yakni BlackBerry Limited, perusahaan yang dulu bernama Research In Motion Limited secara global tak moncer lagi. BlackBerry mengaku menargetkan strategi berbeda. Bila sebelumnya mengedepankan penjualan telepon seluler (ponsel), kini mereka berupaya mengoptimalkan layanan BlackBerry Messenger alias BBM di pasar Indonesia. Matthew Talbot, Senior Vice President BlackBerry Messenger mengklaim, pertumbuhan BBM di Indonesia masih mencapai dua kali lipat. "Pengguna BBM tumbuh 1-1,5 juta orang per bulan," kata Talbot, Rabu (17/2).
Punya banyak pengguna, BlackBerry ingin terus cuan
JAKARTA. PT Research In Motion (RIM) Indonesia tak kehilangan gairah menggarap pasar Indonesia. Meski bisnis sang induk usaha yakni BlackBerry Limited, perusahaan yang dulu bernama Research In Motion Limited secara global tak moncer lagi. BlackBerry mengaku menargetkan strategi berbeda. Bila sebelumnya mengedepankan penjualan telepon seluler (ponsel), kini mereka berupaya mengoptimalkan layanan BlackBerry Messenger alias BBM di pasar Indonesia. Matthew Talbot, Senior Vice President BlackBerry Messenger mengklaim, pertumbuhan BBM di Indonesia masih mencapai dua kali lipat. "Pengguna BBM tumbuh 1-1,5 juta orang per bulan," kata Talbot, Rabu (17/2).