Pupuk Indonesia Soroti Regenerasi Petani di Tengah Tantangan Ketahanan Pangan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Regenerasi sumber daya manusia menjadi salah satu tantangan dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong semakin banyak generasi muda untuk terlibat dalam sektor tersebut melalui penyelenggaraan Svarna Bhumi Award 2026.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengatakan, dukungan terhadap ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk. Menurutnya, keberlanjutan sektor pertanian juga membutuhkan ekosistem yang mampu melahirkan inovasi dan generasi penerus.

"Pupuk Indonesia percaya masa depan pangan Indonesia membutuhkan generasi penerus yang terus berinovasi dan memberikan dampak," ujar di Jakarta, Jumat (21/8/2026).


Menurut Rahmad, semakin kuat regenerasi dan ekosistem pertanian, semakin kuat pula fondasi ketahanan pangan nasional. Karena itu, perusahaan melihat pentingnya memberikan ruang bagi para pelaku sektor pangan untuk menunjukkan inovasi dan kontribusinya.

Baca Juga: , Pupuk Indonesia Realisasikan Ekspor Perdana 47.250 Ton Urea ke Australia

Svarna Bhumi Award 2026 merupakan penyelenggaraan tahun keempat sejak pertama kali digelar pada 2023. Ajang tersebut diselenggarakan Pupuk Indonesia bersama BenihBaik.com dan Kick Andy Metro TV dengan tema "Pengabdian untuk Ketahanan Pangan Negeri".

Penghargaan tahun ini diberikan kepada lima Pahlawan Pangan, satu penerima Special Achievement, dan satu penerima Satya Pangan Loka yang dipilih masyarakat.

Juri Svarna Bhumi Award 2026 Andy F. Noya mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian terlihat semakin meningkat. Sejumlah finalis berasal dari kalangan anak muda dan akademisi yang mengembangkan inovasi di sektor pertanian.

"Yang menarik tahun ini adalah semakin banyak anak muda yang berani memilih pertanian sebagai ruang berkarya. Mereka datang dengan pendidikan yang kuat, memanfaatkan teknologi, bahkan mulai menembus pasar ekspor. Ini memberikan harapan besar bagi regenerasi pertanian Indonesia," kata Andy.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Integrasikan Distribusi Pupuk Nasional lewat Command Center

Selain melalui ajang penghargaan, Pupuk Indonesia menyebut penguatan ekosistem pertanian dilakukan melalui sejumlah program. Program tersebut mencakup edukasi pertanian, pemberdayaan kelompok tani, dukungan akses irigasi hingga layanan mobil uji tanah.

Layanan mobil uji tanah ditujukan untuk membantu mendorong pemupukan yang lebih tepat sasaran. Upaya tersebut menjadi bagian dari pengembangan praktik pertanian yang lebih efisien sekaligus mendukung produktivitas lahan.

Ke depan, Pupuk Indonesia akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong inovasi dan keterlibatan generasi penerus di sektor pertanian. Perusahaan menilai penguatan ekosistem dan regenerasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Laba Pupuk Indonesia Melonjak 253% di Semester I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News