KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus memperkuat kinerja bisnis melalui ekspansi pasar ekspor. Pada Mei 2026, Pupuk Kaltim mengirim perdana 47.250 ton urea dari Bontang ke Australia melalui skema Government to Government (G2G), sebagai bagian dari target ekspor 250.000 ton hingga akhir tahun. Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Andik Cahyanto Budiarto mengatakan, langkah itu menunjukkan peluang produk manufaktur Indonesia mampu berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pasar internasional, termasuk memperluas kerja sama perdagangan regional. “Ekspansi ekspor menjadi strategi perusahaan untuk mengoptimalkan kapasitas produksi dan memperkuat daya saing di pasar global, tanpa mengesampingkan kebutuhan domestik,” kata Andik dalaï keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Pupuk Kaltim Pacu Ekspor Sekaligus Jaga Keseimbangan Pasokan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus memperkuat kinerja bisnis melalui ekspansi pasar ekspor. Pada Mei 2026, Pupuk Kaltim mengirim perdana 47.250 ton urea dari Bontang ke Australia melalui skema Government to Government (G2G), sebagai bagian dari target ekspor 250.000 ton hingga akhir tahun. Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Andik Cahyanto Budiarto mengatakan, langkah itu menunjukkan peluang produk manufaktur Indonesia mampu berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pasar internasional, termasuk memperluas kerja sama perdagangan regional. “Ekspansi ekspor menjadi strategi perusahaan untuk mengoptimalkan kapasitas produksi dan memperkuat daya saing di pasar global, tanpa mengesampingkan kebutuhan domestik,” kata Andik dalaï keterangannya, Jumat (16/10/2026).