Pupuk Tanaman Hias dari Kulit Pisang, Begini Cara Mengolahnya



MOMSMONEY.ID - Perlu Anda ketahui bahwa kulit pisang dapat Anda manfaatkan untuk menjadi pupuk tanaman hias. Ya, kulit pisang bisa diolah menjadi pupuk.

Cara mengolah kulit pisang menjadi pupuk tanaman hias cukuplah mudah. Artikel ini membantu Anda untuk mengetahui pengolahan pupuk tanaman hias dari kulit pisang.

Pupuk tanaman hias dari kulit pisang mengandung 42 persen kalium yang tentunya bagus untuk tanaman hias.


Baca Juga: 5 Alasan Menggunakan Pupuk Tanaman Hias dari Ampas Kopi, Bisa Lebih Subur

Berikut ini cara mengolah pupuk tanaman hias dari kulit pisang yang bisa Anda coba di rumah. 

1. Keringkan Kulit Pisang 

Anda bisa mengeringkan kulit pisang yang sudah dipotong-potong di bawah sinar matahari. 

Kemudian setelah kering, potongan kulit pisang tersebut bisa disebarkan di tengah tanaman dan jangan lupa untuk disirami.

2. Bubuk Kulit Pisang

Kulit pisang yang sudah dikeringkan bisa digiling sampai menjadi bubuk. 

Setelah mencapai tekstur yang mirip dengan bubuk kopi, kemas dalam kantong plastik.

Kemudian simpan di dalam kulkas. Setelah itu, kamu bisa menambahkan pupuk kulit pisang ke tanamanmu. 

3. Pupuk Cair dari Kulit Pisang 

Buatlah pupuk organik menggunakan dua sendok makan kulit pisang kering dalam bentuk bubuk, serta masing-masing satu sendok makan kulit telur dan garam. 

Campur semua bahan bersamaan dalam blender dan tuangkan campuran akhir ke dalam botol. 

Baca Juga: Begini Cara Konsumsi Pisang untuk Menurunkan Gula Darah Penderita Diabetes

Tambahkan 2 liter air dan aduk rata. Tuangkan pupuk ini langsung pada media tanam atau kebun. 

Selain kulit pisang, ada beberapa bahan organik lainnya yang bisa Anda coba buat sendiri. 

1. Pupuk kompos

Kompos buatan sendiri adalah pupuk alami yang sangat baik karena sarat dengan nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman hias. 

Anda perlu menggunakan beberapa jenis tempat sampah kompos buatan sendiri untuk menyembunyikan sisa makanan sambil menunggu mikroba alami memecah barang-barang ini.

2. Bubuk kopi bekas

Bubuk kopi bekas adalah pupuk alami yang bagus untuk tanaman yang membutuhkan tanah yang lebih asam. 

Bubuk kopi juga dikemas dengan nitrogen yang dibutuhkan tanaman Anda untuk tumbuh sehat dan kuat.

3. Pupuk kulit telur

Sudah umum diketahui bahwa bagian dalam telur dikemas dengan protein, tetapi tahukah Anda bahwa cangkangnya sebenarnya merupakan sumber potasium dan kalsium karbonat yang hebat?

Pupuk cangkang telur bekerja karena kalsium karbonat, bahan utama kapur pertanian. Jika tanah Anda terlalu asam, kalsium dalam kulit telur akan membantu menetralkan tingkat pH-nya.

Baca Juga: Simak 6 Manfaat Kulit Pisang Untuk Kesehatan yang Luar Biasa

4. Limbah ikan

Mungkin mengejutkan bahwa tangki ikan keruh yang penuh dengan limbah ikan dapat digunakan sebagai pupuk alami untuk tanaman.

Tetapi, jika Anda pernah mendengar tentang pertanian aquaponik, Anda akan tahu bahwa ikan dan tumbuhan memiliki hubungan yang saling menguntungkan

Tumbuhan secara alami menyaring air akuarium sementara ikan mengeluarkan limbah yang dikemas dengan nutrisi organik yang menyukai tumbuhan.

5. Teh 

Teh kompos mirip dengan pengomposan taman tradisional karena Anda dapat menambahkan sampah organik apa pun ke dalam minuman untuk membuat pupuk alami yang kuat untuk tanaman Anda.

Hal yang Anda butuhkan hanyalah wadah yang dapat ditutup dan air untuk membuat pupuk teh sederhana ini.

6. Rumput laut 

Semua tanaman, membutuhkan mineral dan nutrisi yang sama untuk berkembang. Rumput laut memiliki kandungan mineral dan nutrisi yang mampu memenuhi kebutuhan tumbuhan. 

Oleh karena itu, rumput laut menjadi salah satu bahan pupuk organik cair yang bisa dipakai di rumah.

Baca Juga: Jangan Dibuang Dulu, Ini 10 Manfaat Kulit Pisang yang Mengejutkan

7. Air beras 

Setelah mencuci beras sebaiknya jangan langsung dibuang airnya. Air bekas cucian beras dapat digunakan sebagai pupuk organik cair. 

Air bekas beras memiliki kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium sehingga membuat akar tanaman menjadi kuat dan sehat. 

Jika menggunakan air rebusan beras yang disaring, campur dengan jumlah air yang sama untuk mengencerkan cairan. Air beras yang difermentasi dapat mengusir kumbang, lalat, dan agas.

Itulah beberapa pupuk tanaman hias dari kulit pisang yang dapat Anda coba sendiri di rumah. 

Selanjutnya: Promo JSM Alfamart 21 Januari 2024, Kesempatan Terakhir Pekan Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Nur Afitria