KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Puradelta Lestari Tbk (
DMAS) akan membagikan dividen final Rp 795 miliar dari buku tahun 2025. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tanggal 15 Juni 2026. “Selain Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, kami pun mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa,” ujar Tondy Suwanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS dalam keterbukaan informasi, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: PIK2 (PANI) Private Placement di Harga Rp 6.875 per Saham, Bisa Raih Rp 498 Miliar RUPS Tahunan PT Puradelta Lestari Tbk telah memutuskan untuk menyetujui pembagian dividen final untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 795 miliar atau sebesar Rp 16,5 per saham yang akan dibagikan dengan jadwal sebagai berikut:
- Cum Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi 24 Juni 2026
- Ex Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi 25 Juni 2026
- Cum Dividen Tunai di Pasar Tunai 26 Juni 2026
- Ex Dividen Tunai di Pasar Tunai 29 Juni 2026
- Recording Date 26 Juni 2026
- Pembayaran Dividen Tunai 9 Juli 2026
Per Senin (15/6/2026), harga saham DMAS naik 1,3% di Rp 156 per saham. Jika menggunakan acuan harga tersebut maka yield dividen DMAS sebesar 10,58%. Di samping persetujuan pembagian dividen, RUPS Tahunan DMAS juga telah menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris.
"Dengan menerima baik pengunduran diri Muktar Widjaja dari jabatannya selaku Presiden Komisaris dan mengangkat Teky Mailoa sebagai Presiden Komisaris yang baru. Mengangkat Irhoan Tanudiredja selaku Komisaris Independen," papar Tondy dalam rilis. Adapun susunan Komisaris yang baru adalah sebagai berikut.
- Presiden Komisaris: Teky Mailoa
- Wakil Presiden Komisaris: Hermawan Wijaya
- Wakil Presiden Komisaris: Masayoshi Hirose
- Komisaris: Seiji Itagaki
- Komisaris Independen: Teddy Pawitra
- Komisaris Independen: Susiyati Bambang Hirawan
- Komisaris Independen: Irhoan Tanudiredja
“Pada saat yang bersamaan, PT Puradelta Lestari Tbk melaksanakan RUPS Luar Biasa yang menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan perihal Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha, dalam rangka menyesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025,” paparnya.
Baca Juga: Waskita Beton (WSBP) Private Placement 178,68 Juta Saham, Ini Rinciannya Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News