KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 mengalami defisit sebesar Rp 240,1 triliun atau 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada Maret 2026. Defisit APBN ini disebabkan karena pendapatan negara yang lebih rendah dibandingkan kebutuhan belanja negara yang meningkat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pendapatan negara hingga Maret 2026 mencapai Rp 574,9 triliun atau setara 18,2% dari target sebesar Rp 3.153,6 triliun.
Purbaya: APBN Catatkan Defisit 0,93% PDB hingga Maret 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 mengalami defisit sebesar Rp 240,1 triliun atau 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada Maret 2026. Defisit APBN ini disebabkan karena pendapatan negara yang lebih rendah dibandingkan kebutuhan belanja negara yang meningkat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pendapatan negara hingga Maret 2026 mencapai Rp 574,9 triliun atau setara 18,2% dari target sebesar Rp 3.153,6 triliun.
TAG: