KONTAN.CO.ID - JAKARTA.
PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyatakan siap memenuhi peningkatan kebutuhan pembiayaan pemerintah daerah (Pemda) di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah. Pernyataan ini sejalan dengan dorongan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar Pemda memanfaatkan skema pembiayaan PT SMI sebagai alternatif pendanaan pembangunan. Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan SMI Ramona Harimurti mengatakan, perusahaan memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mendukung kebutuhan pembiayaan Pemda sepanjang proyek yang diajukan memenuhi aspek kelayakan, tata kelola yang baik, serta kemampuan fiskal daerah.
“Sebagai
Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, PT SMI berperan sebagai sumber pembiayaan alternatif non-APBD bagi Pemda dalam mempercepat pembangunan infrastruktur daerah,” ujar Ramona kepada Kontan, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: Purbaya Minta Pemda Manfaatkan Pinjaman PT SMI Jika Anggaran Daerah Kurang Ramona menjelaskan, pembiayaan kepada Pemda dilakukan melalui dua skema, yakni Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemda dan pembiayaan daerah reguler. Hingga Mei 2026, total komitmen pembiayaan kepada pemerintah daerah mencapai Rp 37,41 triliun, yang terdiri dari Rp 33,64 triliun melalui PEN Pemda dan Rp 3,77 triliun melalui pembiayaan reguler. Ia menyebut, SMI akan terus mengoptimalkan kapasitas pembiayaan secara
prudent dengan tetap memperhatikan profil risiko serta kemampuan fiskal masing-masing daerah. Di sisi lain, permintaan pembiayaan dari pemerintah daerah juga terus menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2026,
gross disbursement pembiayaan publik tercatat mencapai Rp 732 miliar atau tumbuh 169% secara tahunan (year on year/yoy). Sebelumnya, pada 2025 pertumbuhan
gross disbursement bahkan mencapai 871% dibandingkan tahun sebelumnya. “Pertumbuhan tersebut mencerminkan masih tingginya kebutuhan pembiayaan pembangunan daerah di tengah keterbatasan ruang fiskal. SMI melihat peluang pembiayaan daerah tetap terbuka seiring dorongan pemerintah agar pemerintah daerah memanfaatkan alternatif pembiayaan untuk mendukung percepatan pembangunan,” katanya.
Baca Juga: Tekanan Fiskal Daerah Meningkat, 27 Pemda Ajukan Pinjaman Infrastruktur ke PT SMI Adapun hingga Mei 2026,
outstanding pembiayaan SMI kepada pemerintah daerah tercatat sebesar Rp 14,03 triliun atau setara 14,26% dari total
outstanding pembiayaan perseroan yang mencapai Rp98,38 triliun. Ramona menegaskan, PT SMI akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan agar tetap mampu mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional sekaligus menjaga kualitas portofolio perseroan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News