KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum berdiskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terkait solusi dibalik tekanan harga plastik yang melonjak saat ini. Misalnya saja solusi terkait pembebasan bea masuk propana yang terkandung dalam LPG, untuk meringankan ongkos biaya impor. Adapun propana yaang terkandung dalam LPG adalah bahan baku (feedstock) petrokimia penting untuk memproduksi bijih plastik, terutama jenis polypropylene (PP). Sebagaimana diketahui, industri plastik adalah salah satu sektor yang terdampak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Ketidakpastian geopolitik tersebut turut mendorong lonjakan biaya bahan baku plastik, seperti nafta.
Purbaya Mengaku Belum Bahas Solusi Kenaikan Harga Plastik dengan Kemenperin
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum berdiskusi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terkait solusi dibalik tekanan harga plastik yang melonjak saat ini. Misalnya saja solusi terkait pembebasan bea masuk propana yang terkandung dalam LPG, untuk meringankan ongkos biaya impor. Adapun propana yaang terkandung dalam LPG adalah bahan baku (feedstock) petrokimia penting untuk memproduksi bijih plastik, terutama jenis polypropylene (PP). Sebagaimana diketahui, industri plastik adalah salah satu sektor yang terdampak akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Ketidakpastian geopolitik tersebut turut mendorong lonjakan biaya bahan baku plastik, seperti nafta.