Purbaya Optimistis Penempatan SAL Rp400 Triliun di Himbara Dorong Pertumbuhan Ekonomi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 400 triliun di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Purbaya mengatakan, suntikan likuiditas ke Himbara tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi setelah terjadi perlambatan pada akhir Mei hingga Juni 2026.

"Uang yang kita taruh (di Himbara) Rp 400 triliun ke perekonomian, dan Bank Indonesia juga membantu, harusnya pertumbuhan kita akan lebih cepat lagi. Jadi kalau ada sedikit gangguan di akhir Mei sampai Juni, itu akan hilang. Ekonomi akan lari ke depannya," ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Parlemen DPR RI, Selasa (7/7/2026).


Menurut Purbaya, dampak kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat membuat kondisi fiskal membaik dan berpotensi menekan defisit APBN 2026 lebih rendah dari proyeksi saat ini.

Pemerintah saat ini memproyeksikan defisit APBN 2026 sebesar 2,85% terhadap produk domestik bruto (PDB). Namun, angka tersebut masih berpotensi turun apabila sejumlah faktor berjalan sesuai harapan.

Baca Juga: Defisit APBN 2026 Melebar, Banggar DPR Ingatkan Risiko terhadap Kepercayaan Pasar

"Defisitnya 2,85% dengan kondisi seperti sekarang. Tapi kalau harga minyak turun sedikit, kemudian kami berhasil memperbaiki pajak dan cukai, serta ekonomi membaik sesuai prediksi, ada kemungkinan pendapatan pajak meningkat," katanya.

Selain perbaikan penerimaan negara, Purbaya juga menyebut pemerintah masih memiliki ruang efisiensi belanja. Salah satunya berasal dari anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski hingga kini belum masuk dalam perhitungan outlook defisit.

Dengan kombinasi penguatan penerimaan, efisiensi belanja, serta dorongan likuiditas dari penempatan SAL di Himbara, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi dapat kembali menguat dan menjaga defisit APBN tetap dalam batas aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News