KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kuat dan terjaga meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan hingga mencapai US$ 100 per barel rata-rata hingga akhir tahun, melampui asumsi US$ 70 per Barel dalam APBN 2026. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pemerintah terus menjaga keberlanjutan fiskal agar mampu menghadapi berbagai gejolak ekonomi global. Menurutnya, ruang fiskal yang dimiliki saat ini masih cukup untuk memberikan bantalan (cushion) terhadap tekanan eksternal, termasuk kenaikan harga energi. Baca Juga: Tanpa Stimulus, Kebijakan WFH hingga Pembatasan BBM, Dinilai Perlambat Laju Ekonomi
Purbaya Pastikan APBN Tetap Kuat Meski Harga Minyak Tembus US$ 100 per Barel
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kuat dan terjaga meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan hingga mencapai US$ 100 per barel rata-rata hingga akhir tahun, melampui asumsi US$ 70 per Barel dalam APBN 2026. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pemerintah terus menjaga keberlanjutan fiskal agar mampu menghadapi berbagai gejolak ekonomi global. Menurutnya, ruang fiskal yang dimiliki saat ini masih cukup untuk memberikan bantalan (cushion) terhadap tekanan eksternal, termasuk kenaikan harga energi. Baca Juga: Tanpa Stimulus, Kebijakan WFH hingga Pembatasan BBM, Dinilai Perlambat Laju Ekonomi