KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang hampir mendekati level Rp 17.000 tidak akan memberikan tekanan signifikan terhadap belanja subsidi energi pada 2026. Menurutnya beban subsidi energi masih relatif terkendali karena pergerakan kurs dan harga minyak global masih sejalan dengan asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. “Ya kita bayar saja. Dolarnya naik berapa sih, enggak jauh beda dengan asumsi APBN kita, dan harga minyaknya kan di bawah asumsi APBN. Jadi subsidi ini ya gampangnya relatif terkendali selama ini,” ujar Purbaya saat ditemui saat makan siang di sekitar Gedung Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Purbaya Sebut Dampak Pelemahan Rupiah ke Belanja Subsidi Energi 2026 Masih Minim
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang hampir mendekati level Rp 17.000 tidak akan memberikan tekanan signifikan terhadap belanja subsidi energi pada 2026. Menurutnya beban subsidi energi masih relatif terkendali karena pergerakan kurs dan harga minyak global masih sejalan dengan asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. “Ya kita bayar saja. Dolarnya naik berapa sih, enggak jauh beda dengan asumsi APBN kita, dan harga minyaknya kan di bawah asumsi APBN. Jadi subsidi ini ya gampangnya relatif terkendali selama ini,” ujar Purbaya saat ditemui saat makan siang di sekitar Gedung Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
TAG: