Puri Sentul Permai (KDTN) Mengincar Pendapatan Rp 35 Miliar Sampai Akhir Tahun 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten perhotelan, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) menargetkan pendapatan sebesar Rp 35 miliar selama tahun 2023. Dengan angka pendapatan tersebut, diharapkan laba bersih dapat mencapai Rp 6 miliar hingga akhir tahun nanti. 

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puri Sentul Permai Aan Rohanan menyatakan bahwa realisasi bisnis hingga saat ini masih sesuai dengan target yang diincar. Hal tersebut tercermin dari laporan keuangan KDTN pada semester pertama tahun ini. 

“Realisasi sampai dengan saat ini mengalami pertumbuhan yang baik,” ungkap Aan kepada Kontan.co.id, Jumat (29/9) lalu. 


Baca Juga: Puri Sentul (KDTN) Kembali Gaet Swiss Belhotel Operasikan Hotel Rest Area Cipali

Apabila menilik laporan keuangan semester I-2023, KDTN tercatat membukukan pendapatan sebesar Rp 14,73 miliar atau meningkat 33,38% year on year (YoY) dari semula Rp 11,04 miliar pada semester I-2022.

Saat ini Puri Sentul Permai memiliki tiga portofolio hotel yang terdiri dari hotel kelas bintang 3 dan bintang 2 (untuk hotel rest area). Meski tak menyebutkan secara detail, Aan mengklaim tingkat okupansi hotel KDTN sudah lebih baik dibandingkan posisi di tahun 2022. 

Untuk itu, KDTN pun optimistis melihat prospek bisnis hotel sampai akhir tahun nanti. Terlebih, saat ini sektor pariwisata di Indonesia tengah digencarkan kembali setelah sebelumnya tersendat akibat pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Puri Sentul (KDTN) Serah Terima Kedaton 8 Xpress Hotel ke Swiss-Belhotel

Demi memaksimalkan bisnis di sepanjang tahun ini, KDTN akan tetap fokus terhadap rencana-rencana bisnis sesuai dengan bisnis inti perusahaan yakni sebagai perusahaan jasa akomodasi dan perhotelan. 

“Selain itu, kami juga menjalin kerja sama dan berkolaborasi dengan pihak ketiga yang memiliki visi yg sama dengan KDTN,” kata aan. 

Dari sisi belanja modal atau capital expenditure (Capex), di tahun ini KDTN menyiapkan dana sebesar Rp 15 miliar atau setara 40% dari dana IPO yang senilai Rp 37,5 miliar.

Pihaknya sudah menyerap dana capex 2023 sebesar 25% yang seluruhnya dialokasikan untuk pengembangan bisnis hotel rest area. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati