Putra Mandiri (PMJS) Pasok 20.600 Truk Kopdes Merah Putih, Nilainya Rp 10,8 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) melalui anak usaha PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) dan PT Agrinas Pangan Nusantara (APN) telah melakukan perjanjian pengadaan unit kendaraan truk 6 ban sebanyak 20.600 unit. Nilai kontrak dari perjanjian ini mencapai Rp 10,83 triliun.

Direktur Utama PMJS, Ie Putra, mengatakan informasi material terkait efektifnya pengadaan unit truk tersebut didasarkan pada sejumlah kontrak yang telah disepakati.

Pertama, kontrak pengadaan unit kendaraan untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tertanggal 28 November 2025 antara APN dan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, yang disebut sebagai Kontrak Induk.


Baca Juga: Pendapatan Turun 4,4% di 2025, Cek Rekomendasi Saham Indocement (INTP)

Kedua, kontrak turunan pengadaan unit kendaraan truk untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tertanggal 28 November 2025 antara DIPO dan APN.

Ketiga, addendum kontrak turunan I pengadaan unit kendaraan truk 6 ban untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tertanggal 10 Maret 2026 antara DIPO dan APN.

Kontrak pengadaan baru berlaku efektif pada saat diberikannya Bank Garansi dari Bank BNI tanggal 16 Maret 2026 oleh DIPO kepada APN dan diterimanya pembayaran uang muka oleh DIPO dari APN sebesar Rp 2,84 triliun.

Baca Juga: Sinar Eka (ERAL) Bikin Perusahaan Patungan, Nilai Investasi Capai Rp 10,1 Miliar

"Dalam kontrak pengadaan, DIPO sebagai dealer resmi yang ditunjuk oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors berdasarkan kontrak induk, akan melaksanakan penyediaan unit kendaraan sesuai dengan spesifikasi yang disepakati, serta memberikan dukungan layanan purna jual kepada APN guna mendukung operasional dan keberlanjutan program pengadaan kendaraan tersebut," kata Putra di keterbukaan informasi, Senin (6/4/2026).

Lebih lanjut, Putra menilai penandatanganan kontrak ini akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional DIPO. Menurut dia, kerja sama tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas usaha dan pendapatan perusahaan, yang pada akhirnya turut memperkuat kondisi keuangan PMJS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News