PWON Andalkan Landbank 521 Hektar untuk Dukung Ekspansi Jangka Panjang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) terus menjaga strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pengelolaan cadangan lahan (landbank) untuk mendukung pengembangan proyek dalam beberapa dekade ke depan.

Saat ini, PWON tercatat memiliki landbank seluas 521,7 hektar yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. 

Director of Business Development PWON Ivy Wong mengatakan, cadangan lahan yang dimiliki tersebut diperkirakan cukup untuk mendukung pengembangan proyek superblock selama lebih dari 10 tahun ke depan. 


“Serta pengembangan township development hingga sekitar 20 tahun ke depan,” ungkap Ivy, kepada Kontan.co.id, Senin (22/6).

Baca Juga: United Family Food Melirik Peluang Perluasan Pasar Ekspor, Bidik Asia Hingga Afrika

Meski demikian, PWON tetap membuka peluang penambahan landbank baru. Strategi yang ditempuh adalah opportunistic acquisition, yakni hanya melakukan akuisisi apabila terdapat lahan yang memenuhi kriteria strategis dan memberikan prospek pengembalian investasi yang sesuai.

Oleh karena itu, PWON selalu menyisihkan anggaran investasi untuk akuisisi lahan baru sehingga memiliki fleksibilitas dalam menangkap peluang strategis yang muncul di pasar.  Namun, seluruh peluang tersebut akan dievaluasi secara selektif dengan tetap menjaga disiplin pengelolaan modal dan kesehatan posisi keuangan perusahaan.

Dalam membidik lokasi pengembangan baru, PWON mengutamakan wilayah yang memiliki prospek pertumbuhan ekonomi dan demografi yang baik. Hal ini didukung oleh peningkatan aktivitas bisnis, urbanisasi, serta perkembangan infrastruktur yang berkelanjutan. 

Selain itu, perusahaan juga melihat peluang di daerah yang masih minim pasokan kawasan superblock terintegrasi.

“Sehingga masih terdapat peluang untuk menghadirkan kawasan terpadu yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian, pusat perbelanjaan, perkantoran dan hotel," sebutnya.

Di tengah kondisi suku bunga yang masih relatif tinggi serta daya beli yang bervariasi, PWON tetap memandang ekspansi landbank sebagai bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan.

PWON menilai landbank merupakan aset strategis yang dipersiapkan untuk siklus pengembangan jangka panjang. Karena itu, keputusan akuisisi lebih didasarkan pada visi pengembangan perusahaan dan ketersediaan peluang menarik dibandingkan kondisi siklikal jangka pendek.

“Perseroan akan terus mengembangkan konsep superblock yang telah menjadi keunggulan dan diferensiasi utama selama ini. Pengembangan di atas landbank yang dimiliki akan difokuskan pada kombinasi antara produk yang memberikan pendapatan dari penjualan (development income) dan aset yang menghasilkan pendapatan berulang (recurring income),” jelas Ivy. 

Untuk segmen development income, PWON akan melanjutkan pengembangan rumah tapak, kondominium, serta perkantoran di lokasi tertentu. Sementara pada segmen recurring income, perusahaan akan memperkuat portofolio pusat perbelanjaan, hotel, dan perkantoran.

Baca Juga: Pendapatan Tumbuh 10% pada 2025, Pupuk Indonesia Genjot Revitalisasi dan Hilirisasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News