PWON Bangun Apartemen Rp 2,1 Triliun



JAKARTA. Kondisi sektor properti masih lesu darah tak membuat PT Pakuwon Jati Tbk menghentikan ekspansi. Emiten dengan kode saham PWON ini rencananya akan mulai mengembangkan mega proyek Kota Kasablanca di Kuningan, Jakarta Selatan.

Untuk tahap awal, PWON akan membangun apartemen dengan investasi Rp 2,1 triliun. Direktur Utama PWON Stefanus Ridwan bilang, pengerjaan pembangunan apartemen ini akan dimulai pasca Lebaran nanti atau sekitar bulan September 2009.

Seluruh dana pembangunan apartemen berasal dari kas internal PWON. "Kami akan membangun apartemen dengan 32 lantai," kata Stefanus kepada KONTAN, Kamis kemarin (23/7).


Saat ini, PWON masih melakukan tender untuk memilih kontraktor yang akan mengerjakan apartemen yang rencananya memiliki dua tower tersebut. "Kami masih menyiapkan dokumen tender ini," katanya. Pakuwon menargetkan, pembangunan apartemen ini akan selesai tahun 2011 mendatang.

Selain apartemen, proyek Kota Kasablanca yang memiliki total luas lahan sebesar 600 hektare ini akan memiliki pusat perbelanjaan, hotel, dan kantor. Rinciannya, PWON akan membangun satu tower bangunan hotel, pusat perbelanjaan dengan luas lahan 110.000 meter persegi, satu tower perkantoran dan dua menara kondominium. "Saat ini pembangunan hotel baru tahap pondasi, sementara mal baru terbangun struktur bangunannya," ungkapnya.

Selain proyek Kota Kasablanca, PWON juga masih tetap fokus pengembangan proyek besar lain miliknya, yakni Superblok Gandaria dan distrik bisnis di Surabaya.

Seluruh ekspansi ini akan menjadi modal PWON menggenjot kinerjanya. Apalagi, di semester I-2009, Stefanus yakin, PWON bisa meraih pertumbuhan pendapatan sekitar 10% dibanding pendapatan tahun lalu yang Rp 217,18 miliar. Jadi, pendapatan PWON di paruh pertama 2009 mencapai sekitar Rp 238,89 miliar.

Di periode yang sama, laba bersih Pakuwon kemungkinan bisa tumbuh lebih dari 10%. Sekedar catatan, pada semester pertama tahun lalu, PWON mengantongi laba bersih sebesar Rp 41,03 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan