PWON investasi Rp 2,5 T di Tunjungan Plaza 5 dan 6



JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) tengah mengembangkan kawasan supeblok di Tunjungan Plaza 5 dan 6. Untuk pengembangan proyek ini, PWON menyiapkan investasi senilai Rp 2,5 triliun. Investasi tersebut di luar pembelian tanah.

Adapun dana investasi berasal dari tiga sumber, yakni pinjaman bank, internal cashflow, dan marketing sales perseroan. Tahun ini, PWON sudah mendapat pinjaman sindikasi senilai Rp 1,25 triliun dari sejumlah bank untuk pengembangan Tunjungan Plaza 5, Tunjungan Plaza 6, dan Mal di atas Tunjungan Plaza 4.

Minarto Basuki, Direktur merangkap Sekretaris perusahaan PWON mengatakan, pengembangan Tunjungan Plaza 5 ditargetkan selesai tahun depan, sedangkan tunjungan Plaza 6 tahun 2016. "Pengembangannya sendiri sudah mulai sejak tahun lalu," ungkapnya kepada KONTAN, Senin (8/12).


Dalam proyek Tunjungan Plaza 5, PWON mengembangkan kondominium The Peak, gedung perkantoran Pakuwon Tower, dan Hotel Four Points. Sementara untuk Tunjungan Plaza 6, peseroan juga mengembangkan kondominium One Icon dan gedung perkantoran. Di antara kedua proyek ini, PWON membangun sebuah pusat perbelanjaan atau mal.

Per September 2014, kondominium The Peak sudah terjual 63%, sedangkan Pakuwon Office 27%.  Kemudian kondominium One Icon terjual 49%.

Tahun ini, PWON menargetkan marketing sales Rp 3 triliun. Hingga kuartal III-2014, marketing sales PWON sebesar Rp 2,6 triliun atau 86,6% dari target akhir tahun. Tahun depan, PWON berharap marketing sales naik 13,3% menjadi Rp 3,4 triliun.

Tak hanya itu, perseroan juga terus menggenjot porsi recurring income dengan mengembangkan mal, hotel, dan gedung perkantoran. Di kuartal III-2014, kontribusi recurring income terhadap penjualan PWON sudah mencapai sekitar 43%. Ke depan, PWON menargetkan recurring income dan development memegang porsi seimbang, yakni masing-masing 50% terhadap total penjualan perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie