KONTAN.CO.ID - Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan berhasil menggagalkan serangan rudal yang terjadi pada Jumat (17/7/2026). Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Qatar memastikan ancaman terhadap keamanan telah berakhir.
Baca Juga: Harga Emas Bersiap Catat Penurunan Mingguan Terbesar dalam Enam Pekan Jumat (17/7) Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan Qatar menyebut angkatan bersenjata negara tersebut berhasil mencegat serangan rudal yang mengarah ke wilayah Qatar. Pada saat yang sama, Kementerian Dalam Negeri menyatakan situasi keamanan telah kembali terkendali dan tidak lagi terdapat ancaman langsung. Seorang saksi mata mengatakan beberapa suara ledakan terdengar di ibu kota Doha. Pemerintah Qatar juga mengirimkan peringatan keamanan melalui telepon seluler kepada masyarakat.
Hingga kini, kedua kementerian belum mengungkapkan pihak yang berada di balik serangan tersebut.
Baca Juga: Harga Minyak Melesat usai Serangan Baru AS ke Iran, Pasar Waspada Namun, insiden itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk setelah Iran memperluas serangannya menyusul operasi militer Amerika Serikat di wilayah Iran. Dalam beberapa hari terakhir, Iran meningkatkan serangan terhadap sejumlah negara di kawasan Teluk dengan menargetkan fasilitas militer yang digunakan oleh pasukan Amerika Serikat di kawasan tersebut. Situasi tersebut semakin meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah.