JAKARTA. Peluncuran program pelonggaran kuantitatif di Amerika Serikat (AS) atau quantitative easing jilid III (QE3) akan berdampak besar ke Indonesia. Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Zulkifli Zaini memprediksi, aliran dana asing akan kembali membanjiri pasar Indonesia. Di antaranya bisa menggenjot laju ekspor yang berimbas pada peningkatan devisa hasil ekspor (DHE). Artinya, aliran valuta asing (valas) ke perbankan juga melimpah. “QE3 membuat pelaku industri dengan mudah melakukan ekspor,” jelasnya. Meski ekonomi Indonesia digadang-gadang memiliki pertumbuhan fantastis, rupanya likuiditas valas masih menjadi masalah di banyak bank. Bank Mandiri salah satunya. Karena valas terbatas, mandiri terpaksa merevisi turun pertumbuhan kredit valas dari 10% menjadi 8%.
QE3 meluncur, perbankan akan kebanjiran valas
JAKARTA. Peluncuran program pelonggaran kuantitatif di Amerika Serikat (AS) atau quantitative easing jilid III (QE3) akan berdampak besar ke Indonesia. Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Zulkifli Zaini memprediksi, aliran dana asing akan kembali membanjiri pasar Indonesia. Di antaranya bisa menggenjot laju ekspor yang berimbas pada peningkatan devisa hasil ekspor (DHE). Artinya, aliran valuta asing (valas) ke perbankan juga melimpah. “QE3 membuat pelaku industri dengan mudah melakukan ekspor,” jelasnya. Meski ekonomi Indonesia digadang-gadang memiliki pertumbuhan fantastis, rupanya likuiditas valas masih menjadi masalah di banyak bank. Bank Mandiri salah satunya. Karena valas terbatas, mandiri terpaksa merevisi turun pertumbuhan kredit valas dari 10% menjadi 8%.