Qin Gang Hilang Misterius Selama Sebulan, China Tunjuk Wang Yi Jadi Menlu



KONTAN.CO.ID -  BEIJING. Pemerintah China resmi mengganti Menteri Luar Negeri Qin Gang setelah sebulan tak terlihat. Ia digantikan pendahulunya Wang Yo sebagai Menteri Luar Negeri pada Selasa (25/7).

Wang Yi merupakan diplomat veteran China yang menjabat Direktur Komisi Pusat Kebijakan Luar Negeri Partai Komunis China.

Pencopotan Qin, 57 tahun, terjadi saat Mantan Duta Besar China untuk Amerika Serikat (AS) tersebut tiba-tiba hilang secara misterius dari tugasnya. Ia menjadi Menlu China hanya sekitar tujuh bulan.


Baca Juga: Menteri Luar Negeri China Sudah Menghilang Selama Sebulan, Beijing Masih Bungkam

Qin, adalah mantan ajudan Presiden China Xi Jinping dan utusan untuk AS, mengambil alih Kemenlu China pada Desember tahun lalu, tetapi belum terlihat di depan umum sejak 25 Juni ketika dia bertemu dengan para diplomat yang berkunjung di Beijing.

Kemenlu China sebelumnya mengatakan bahwa dia tidak bekerja karena alasan kesehatan tetapi tidak memberikan perincian. Hal ini memicu spekulasi dan menarik perhatian pada kerahasiaan yang sering melingkupi kepemimpinan dan pengambilan keputusan Partai Komunis China.

Penerus Qin, Wang, 69 tahun, juga pendahulunya, memegang jabatan itu dari 2013-2022 ketika hubungan dengan negara adidaya saingannya retak, Amerika Serikat, ke titik yang digambarkan Beijing sebagai titik terendah sepanjang masa.

Dia telah menggantikan Qin selama ketidakhadirannya dan minggu ini mewakili China pada pertemuan penasihat keamanan nasional negara-negara BRICS di Johannesburg, Afrika Selatan.

Baca Juga: Sambut Henry Kissinger, Xi Jinping: Teman Lama Tak Pernah Dilupakan

Media pemerintah tidak melaporkan mengapa Qin dicopot dari jabatannya dan kementerian luar negeri China tidak menanggapi permintaan komentar.

"Kurangnya penjelasan membuka lebih banyak pertanyaan daripada memberikan jawaban," kata Ja Ian Chong, profesor ilmu politik di National University of Singapore.

Baca Juga: Menlu China Menghilang 3 Minggu dari Publik, Ini Spekulasi yang Berkembang

"Perkembangan seputar Qin menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang sangat diperlukan. Ini juga menggarisbawahi ketidakjelasan dan ketidakpastian, bahkan kesewenang-wenangan dalam sistem politik saat ini."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli