QRIS Antarnegara Makin Diminati, LinkAja dan ShopeePay Perluas Layanan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan QRIS Antarnegara terus berkembang seiring semakin luasnya integrasi sistem pembayaran digital Indonesia dengan sejumlah negara mitra. Hingga Juli 2026, transaksi QRIS Antarnegara tercatat mencapai 25,67 juta transaksi dengan nilai total Rp7,63 triliun.

Perkembangan tersebut turut mendorong penyedia layanan dompet digital atau e-wallet untuk memperluas pemanfaatan QRIS Antarnegara sebagai bagian dari ekosistem pembayaran digital lintas negara.

Saat ini, layanan QRIS Antarnegara telah terhubung dengan enam negara di kawasan Asia, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China.


Salah satu penyedia dompet digital yang telah memiliki kapabilitas QRIS Antarnegara adalah LinkAja. Saat ini, layanan QRIS Antarnegara LinkAja dapat digunakan di Thailand dan Malaysia.

Meski demikian, transaksi QRIS Antarnegara melalui LinkAja masih berada dalam tahap pengembangan dan perluasan ekosistem. Tingkat adopsinya juga masih belum setinggi penggunaan QRIS untuk transaksi domestik.

Baca Juga: BCA Fasilitasi 5.000 Sertifikasi Halal UMKM

Penetrasi QRIS Antarnegara dinilai menjadi salah satu langkah untuk memperluas konektivitas pembayaran digital lintas negara. Layanan tersebut juga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia ketika melakukan transaksi selama bepergian ke luar negeri.

"Sejalan dengan perkembangan ekosistem pembayaran regional, kami terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan untuk memastikan pengalaman transaksi yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan pengguna," ujar Chief Officer LinkAja Yogi Rizkian Bahar kepada Kontan, Rabu (23/9).

Yogi melihat prospek QRIS Antarnegara masih akan positif dalam jangka panjang. Prospek tersebut didukung oleh meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas pariwisata, serta perjalanan bisnis.

Selain itu, semakin eratnya konektivitas ekonomi di kawasan regional juga dinilai berpotensi mendorong peningkatan transaksi digital lintas negara.

Untuk memperluas adopsi QRIS Antarnegara, LinkAja terus memperhatikan sejumlah aspek dalam pengembangan layanan. Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui edukasi kepada pengguna, peningkatan pengalaman transaksi, serta pengembangan konektivitas pembayaran antarnegara.

ShopeePay perluas QRIS Antarnegara

Selain LinkAja, ShopeePay juga mencatat perkembangan penggunaan QRIS Antarnegara pada layanan dompet digitalnya.

President Director ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari mengatakan ShopeePay secara aktif turut serta dalam program Bank Indonesia untuk memperluas layanan transaksi digital.

Berdasarkan pengalaman pribadi Eka, QRIS ShopeePay telah dapat digunakan untuk bertransaksi di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Baca Juga: Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan CIMB Niaga Capai Rp 66 Triliun

"Kami secara aktif ikut serta dengan program Bank Indonesia. Sampai saat ini, ShopeePay sudah bisa digunakan bertransaksi di luar negeri," ujarnya dalam acara Media Gathering ShopeePay di Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

Di tengah perluasan penggunaan QRIS Antarnegara, aspek keamanan transaksi menjadi salah satu perhatian utama penyedia layanan dompet digital. Perluasan konektivitas pembayaran tetap perlu dibarengi dengan upaya menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna.

Karena itu, ShopeePay terus melakukan peningkatan dan evaluasi layanan secara berkala, termasuk memastikan aspek keamanan ketika pengguna melakukan transaksi menggunakan QRIS.

Langkah tersebut dilakukan agar aplikasi dapat digunakan secara aman untuk berbagai kebutuhan transaksi, termasuk ketika pengguna memanfaatkan layanan QRIS ShopeePay saat berada di luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News