Qualcomm Gelar Program Buyback Saham US$ 20 Miliar dan Kerek Pembayaran Dividen



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Perancang chip smartphone Qualcomm mengumumkan program pembelian kembali saham (buyback) senilai US$ 20 miliar pada Selasa (17/3/2026). Buyback saham ini dilakukan memanfaatkan penurunan tajam harga sahamnya akibat krisis pasokan memori global yang diperkirakan memperlambat produksi ponsel.

Harga saham Qualcomm naik lebih dari 3% pada hari Selasa, setelah mengalami penurunan lebih dari 24% sejak awal tahun karena kekurangan chip memengaruhi pelanggan utamanya, terutama produsen smartphone.

Baca Juga: Penjualan Rumah Bekas di AS Naik, Meski Ada Risiko Inflasi Efek Konflik Timur Tengah


Program buyback baru ini menambah rencana buyback sebelumnya senilai US$ 2,1 miliar. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan dividen kuartalannya lebih dari 3%, dari 89 sen per saham menjadi 92 sen per saham.

“Kami tetap fokus pada pengembalian nilai bagi pemegang saham sekaligus menjalankan peluang diversifikasi bisnis yang sedang berlangsung,” ujar CEO Qualcomm Cristiano Amon. 

Qualcomm merupakan salah satu penyedia chip smartphone terbesar di dunia, dengan pelanggan utama termasuk produsen Android dan Apple. Namun, perusahaan kini semakin mendiversifikasi bisnisnya untuk mengurangi ketergantungan pada industri smartphone, termasuk memasuki pasar chip data center dan kendaraan otonom yang sedang berkembang pesat.