Radana peroleh pinjaman dari Bank Mandiri Syariah



JAKARTA. PT Radana Bhaskara Finance Tbk kembali memperoleh dana segar dari bank. Kali ini, perusahaan pembiayaan berkode saham HDFA tersebut memperoleh pinjaman dari PT Bank Mandiri Syariah.

Perseroan telah meneken akad plafon pembiayaan mudharabah wal murabahah dan akta jaminan fidusia dari Bank Mandiri Syariah senilai Rp 100 miliar. Jangka waktu akad induk pembiayaan adalah 48 bulan sejak tanggal penandatangan akad. Adapun, penandatanganan akad sudah dilakukan pada 28 Agustus 2014. 

Sebelumnya, pada 4 Agustus 2014, perusahaan yang dulu bernama PT HD Finance Tbk ini juga menarik pinjaman dari Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (BPD Kalsel). Nilai pinjaman sebesar Rp 100 miliar.


Tenor pinjaman berlaku selama 36 bulan sejak tanggal penarikan. Sehingga, sepanjang Agustus 2014, perseroan telah memperoleh pendanaan sebesar Rp 200 miliar untuk menunjang bisnis pembiayaannya.

Per Juni, HDFA mencatatkan kenaikan laba bersih hampir 200% dari Rp 5,22 miliar menjadi Rp 15,65 miliar. Kenaikan laba bersih ini ditunjang adanya peningkatan pendapatan dari Rp 140,85 miliar menjadi Rp 172,32 miliar. 

Seluruh elemen pendapatan mengalami peningkatan. Pembiayaan konsumen naik dari Rp 121,65 miliar menjadi Rp 149,52 miliar. Perseroan juga mendapat keuntungan dari bunga bank sebesar Rp 43,08 juta dari Rp 23,11 juta pada Juni 2013. Lalu, pendapatan lain-lain juga meningkat dari Rp 19,17 miliar menjadi Rp 22,75 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto