Radiant Utama Interinsco (RUIS) Aktif Memburu Kontrak Baru



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) masih aktif memburu kontrak-kontrak anyar. Direktur Utama RUIS, Sofwan Farisyi, mengatakan bahwa perolehan kontrak RUIS hingga akhir September 2023 telah mencapai Rp 1,5 triliun.

“Pemberi kerja utama adalah Kontraktor Kontrak Kerjasama Migas (KKKS) untuk pekerjaan jasa inspeksi dan jasa pendukung operasi,” ujar Sofwan kepada Kontan.co.id (31/10).

Hingga tutup tahun nanti, RUIS masih berniat menghimpun kontrak-kontrak baru lagi. Target manajemen, perolehan kontrak RUIS untuk tahun 2023 bisa mencapai Rp 1,7 triliun - Rp 1,8 triliun.


“Perusahaan telah melengkapi unit usaha jasa inspeksi dengan alat-alat kerja terkini dan unit usaha jasa operasional dengan penerapan teknologi yang mendukung pengelolaan proyek secara lebih efektif efisien,” tutur Sofwan.

Baca Juga: Radiant Utama Interinsco (RUIS) Genjot Kontrak Proyek Migas

Menyoal kinerja keuangan, Sofwan memperkirakan bahwa potensi pendapatan RUIS di tahun 2023 berpeluang sama dengan realisasi tahun 2022 lalu. Namun, ia mengaku belum bisa menaksir berapa potensi laba bersih yang berpeluang untuk dibukukan.

“Laba bersih yang dapat direalisasi masih dihitung kembali akibat kenaikan biaya proyek sehubungan dengan penyesuaian pasca pandemi Covid-19,’’ terang Sofwan.

Mengintip laporan keuangan tahunan perusahaan, RUIS membukukan pendapatan Rp 1,70 triliun dengan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 20,11 miliar di tahun 2022.

 
RUIS Chart by TradingView

Sepanjang Januari-September 2023, RUIS telah membukukan pendapatan Rp 1,3 triliun, naik 3,07% dibanding realisasi pendapatan RUIS periode Januari-September 2022 yang sebesar Rp 1,26 triliun.

Dari pendapatan tersebut, RUIS mengantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 12,70 miliar di sepanjang Januari-September 2023. Jumlah tersebut susut 36,30% dibanding realisasi laba bersih RUIS periode Januari-September 2022 yang mencapai Rp 19,94 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .