Raih Integrity Award, Jerome Powell Tegaskan Integritas dan Independensi FED Penting



KONTAN.CO.ID - JAKARTA- Ketua Federal Reserve Amerika Serikat, Jerome Powell, menegaskan pentingnya integritas dan independensi dalam menjalankan kebijakan ekonomi, saat menerima penghargaan Paul Volcker Public Integrity Award.

Dalam pidatonya yang disampaikan secara virtual, Powell mengaku terhormat meski tidak bisa hadir langsung. "Saya menyesal tidak dapat hadir secara langsung hari ini, namun saya sangat berterima kasih atas penghargaan ini dan kesempatan untuk berbagi refleksi," ujarnya.

Baca Juga: Ancaman Trump ke Ketua The Fed Jerome Powell Picu Reaksi Keras Bank Sentral Global


Powell juga memberikan penghormatan tinggi kepada sosok Paul Volcker, yang disebutnya sebagai figur besar dalam dunia ekonomi dan perbankan sentral. Ia menyebut Volcker sebagai salah satu pelayan publik terbesar di bidang ekonomi.

BREAKING NEWS! The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5%–3,75%! Ekonomi Kuat Tapi Risiko Perang Mengintai
© 2026 Konten oleh Kontan
"Warisan beliau adalah komitmen untuk melayani publik secara tanpa pamrih, dengan keberanian dan integritas tertinggi," kata Powell.

Ia menyoroti rekam jejak Volcker yang pernah bertugas di Departemen Keuangan AS di bawah tiga presiden—John F. Kennedy, Lyndon B. Johnson, dan Richard Nixon—sebelum memimpin Federal Reserve pada 1979 hingga 1987. Volcker diangkat oleh Presiden Jimmy Carter dan kembali ditunjuk oleh Presiden Ronald Reagan.

Baca Juga: Jerome Powell Beri Pesan untuk Suksesornya di The Fed: Jangan Terseret Politik Trump

Menurut Powell, prinsip non-politik dan nonpartisan merupakan fondasi utama Federal Reserve, dan Volcker menjadi contoh nyata dari nilai tersebut.

Ujian terbesar Volcker, lanjut Powell, terjadi saat menghadapi inflasi dua digit di awal 1980-an. Meski mendapat tekanan politik dan di tengah resesi yang menyakitkan, Volcker tetap teguh menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi.

Dalam pidato di Economic Club of Chicago pada 19 Mei 1982, saat tingkat pengangguran melampaui 9%, Volcker mengakui dampak kebijakan tersebut, namun tetap optimistis bahwa stabilitas harga akan membawa masa depan ekonomi yang lebih cerah.

Powell menilai langkah tegas itu menjadi kunci terciptanya periode inflasi rendah dan stabil serta pertumbuhan ekonomi yang konsisten, yang kemudian dikenal sebagai great moderation.

Tonton: Tegas! Ini Cara The Fed Pertahankan Independensi dari Intervensi Donald Trump

"Kesediaannya untuk menahan tekanan jangka pendek demi stabilitas harga jangka panjang menunjukkan keberanian dan perspektif jangka panjang yang mendefinisikan pelayanan publik yang berprinsip," ujar Powell.

Ia menegaskan bahwa integritas dan independensi tidak dapat dipisahkan dalam tugas seorang pejabat publik. "Kita membutuhkan independensi untuk melakukan hal yang benar, dan kita membutuhkan integritas untuk menggunakan independensi tersebut dengan bijak," katanya.

Menutup pidatonya, Powell mengajak semua pihak untuk menjadikan integritas sebagai landasan utama dalam karier dan kehidupan.

"Pada akhirnya, kita semua ingin melihat kembali perjalanan hidup kita dan tahu bahwa apa yang kita lakukan adalah hal yang benar. Seperti yang ditunjukkan Paul Volcker, pada akhirnya, integritas adalah satu-satunya yang kita miliki," pungkasnya.