SINGAPURA. Tren konsolidasi demi mendongkrak pendapatan juga "menjangkiti" industri pengapalan. Tengok saja aksi perusahaan pengapalan dan ekspedisi asal Prancis, CMA CGM SA, yang berencana membeli perusahaan pengapalan Singapura, Neptune Orient Lines Ltd. "Kami sudah memasuki tahap pembicaraan intensif dengan CMA CGM terkait akuisisi," ujar manajemen Neptune Orient, Sabtu (21/11), seperti dikutip Bloomberg. Baik CMA CGM dan Neptune Orient sepakat menuntaskan proses akuisisi yang dipicu sejumlah faktor. Misalnya, penurunan permintaan, kelebihan suplai kapal, dan harga sewa kapal yang susut. Andai CMA CGM sah mencaplok Neptune Orient, maka kombinasi kedua perusahaan ini bakal melahirkan sebuah perusahaan pengapalan dan ekspedisi terbesar ketiga di dunia sekaligus paling besar di kawasan Asia Tenggara. CMA CGM memiliki tenggat waktu hingga 7 Desember 2015 untuk merampungkan proses uji tuntas dan memasukkan harga penawaran.
Raksasa baru penguasa laut segera lahir
SINGAPURA. Tren konsolidasi demi mendongkrak pendapatan juga "menjangkiti" industri pengapalan. Tengok saja aksi perusahaan pengapalan dan ekspedisi asal Prancis, CMA CGM SA, yang berencana membeli perusahaan pengapalan Singapura, Neptune Orient Lines Ltd. "Kami sudah memasuki tahap pembicaraan intensif dengan CMA CGM terkait akuisisi," ujar manajemen Neptune Orient, Sabtu (21/11), seperti dikutip Bloomberg. Baik CMA CGM dan Neptune Orient sepakat menuntaskan proses akuisisi yang dipicu sejumlah faktor. Misalnya, penurunan permintaan, kelebihan suplai kapal, dan harga sewa kapal yang susut. Andai CMA CGM sah mencaplok Neptune Orient, maka kombinasi kedua perusahaan ini bakal melahirkan sebuah perusahaan pengapalan dan ekspedisi terbesar ketiga di dunia sekaligus paling besar di kawasan Asia Tenggara. CMA CGM memiliki tenggat waktu hingga 7 Desember 2015 untuk merampungkan proses uji tuntas dan memasukkan harga penawaran.