KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengeluarkan seruan kepada umat Islam untuk melakukan pengamatan bulan sabit (hilal) Ramadan pada Jumat, 28 Februari 2025. Pengamatan ini bertepatan dengan tanggal 29 Syakban 1446 dalam kalender Hijriah. Dalam pernyataannya, Mahkamah Agung meminta siapa pun yang melihat hilal dengan mata telanjang atau melalui teropong untuk segera melaporkan kesaksian mereka ke pengadilan terdekat. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi pusat pengamatan setempat yang akan membantu dalam proses pelaporan ke pengadilan. Mengutip al arabiya, Jika hilal berhasil terlihat pada Jumat malam setelah matahari terbenam, maka Ramadan 1446 H akan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, jika hilal tidak terlihat, maka bulan suci Ramadan akan dimulai pada Minggu, 2 Maret 2025.
Signifikansi Ramadan dalam Islam
Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriah dan dianggap sebagai bulan paling suci dalam agama Islam. Selama bulan ini, umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga matahari terbenam, menahan diri dari makan, minum, merokok, serta berbagai kebutuhan fisik lainnya. Baca Juga: Pengampunan Jelang Ramadan, Presiden UEA Bebaskan Ribuan Narapidana Puasa Ramadan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan, tetapi juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, seperti salat Tarawih, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak sedekah. Puasa setiap hari diakhiri dengan berbuka (Iftar), yang biasanya diawali dengan kurma dan air putih sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebelum fajar, umat Islam juga dianjurkan untuk makan sahur sebagai persiapan berpuasa sepanjang hari.