Ramai kabar bank BUMN siap jadi pemegang sahamnya, ini kata manajemen Bank Bukopin



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Desas-desus sejumlah bank BUMN yang akan menjadi pemegang saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) dibantah. Secara internal, perseroan mengaku hingga kini belum ada pembicaraan terkait.

“Belum terdapat pembicaraan dengan manajemen perseroan terkait rencana pembelian saham perseroan oleh bank BUMN tersebut,” tulis manajemen perseroan kepada Bursa Efek Indonesia, Selasa (16/6).

Baca Juga: BRI enggan berkomentar soal permintaan bantuan teknis untuk Bukopin


Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan secara tertulis meminta dua bank milik pemerintah yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk memberikan bantuan teknis terhadap sengkarut yang tengah dihadapi perseroan.

Terhadap bantuan dari BNI, Bank Bukopin menjelaskan kerja sama terjadi secara komersial, dan lumrah dilakukan antar bank. Terutama untuk optimalisasi pasar uang antar bank (PUAB).

Sementara asistensi dari BRI sebelumnya dinyatakan Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo akan meliputi aspek administrasi dan legalitas.

Meski demikian, keterlibatan dua bank pelat merah tersebut memang jadi disiapkan OJK menjadi opsi cadangan jika para pemegang saham Bank Bukopin, terutama KB Kookmin Bank, dan PT Bosowa Corporindo batal melakukan penambahan modal buat menyelesaikan masalah di perseroan kini.

Baca Juga: Pefindo beri rating idA- kepada Bank Bukopin, begini rinciannya

Maklum, meski keduanya telah menyatakan komitmen suntikan dana proses penempatannya terjadi cukup sengit. Bahkan melewati tenggat yang ditentukan OJK.

Adapun saat dikonfirmasi Direktur Hubungan Kelembagaan BRI Agus Noorsanto enggan berkomentar banyak. “Untuk hal tersebut lebih baik dikonfirmasi ke OJK, saat ini saya sedang di luar kantor, jadi belum tahu perkembangannya,” katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (16/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi