KONTAN.CO.ID - Jakarta. Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan dimulai besok Selasa 17 Februari 2026. Tahun baru ini menandai peralihan dari Tahun Ular Kayu menuju Tahun Kuda Api 2026. Dalam perspektif feng shui dan dinamika pasar, tahun ini diproyeksikan menjadi fase penuh momentum, namun tetap menuntut disiplin tinggi dalam pengelolaan keuangan dan investasi. Founder Feng Shui Consulting Indonesia, Yulius Fang, menilai Tahun Kuda Api membawa energi optimisme, percepatan, dan ekspansi. Meski demikian, keberhasilan justru terletak pada strategi yang tenang, terukur, dan bertahap. “Slow and steady win the race, melangkah mantap menuju kemajuan akan memberikan hasil yang lebih berkelanjutan,” ujar Yulius dalam acara Market Outlook 2026 BRI Danareksa Sekuritas di Jakarta, Jumat (13/2).
Sektor Bisnis Potensial di Tahun Kuda Api 2026
Yulius memetakan peluang bisnis berdasarkan elemen feng shui sebagai berikut:Elemen Air
Mencakup sektor:- Minuman & kafe
- Pariwisata & perhotelan
- Transportasi & pelayaran
- Perikanan
- Perangkat lunak & media online
- Laundry & jasa layanan
Elemen Kayu
Meliputi:- Tekstil & fesyen
- Kesehatan
- Kehutanan & perkebunan
- Furnitur & produk kayu
- Percetakan & alat tulis
- Kurir, ekspedisi, logistik & pergudangan
- Obat tradisional
- Perdagangan eceran
Elemen Tanah
Termasuk:- Properti & infrastruktur
- Konstruksi
- Perbankan
- Asuransi konvensional
- Perdagangan kebutuhan pokok
- Barang konsumsi
- Peternakan & produk kulit
- Perdagangan grosir
Elemen Api
Sektor yang diprediksi agresif:- Restoran
- Energi & bahan bakar
- Industri kimia
- Teknologi kecerdasan buatan (AI)
- Gim & sekuritas
- Pendidikan & hiburan
- Kecantikan
- Penerbangan & kelistrikan
- Periklanan & fotografi
- Asuransi modern
Elemen Logam (Diprediksi Menantang)
Meliputi:- Otomotif
- Elektronik & komputer
- Mesin & alat berat
- Layanan keuangan & fintech
- Perdagangan valas
- Perhiasan
- Pertambangan mineral
- Industri logam
- Farmasi
- Telekomunikasi
- Layanan hukum & salon
Prospek Pasar Saham Indonesia 2026
Yulius memperkirakan bursa domestik masih berpotensi mengalami koreksi hingga semester I-2026 sebelum memasuki fase bullish hingga akhir tahun.ߔ Rekomendasi Alokasi Portofolio:
- 40% saham
- 30%–40% emas
- 20%–30% obligasi
Strategi Investasi: Momentum Lebih Penting dari Bertahan
Secara terpisah, Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menilai transisi menuju Kuda Api menjadi titik infleksi bagi pasar modal Indonesia. “Tahun 2026 bukan sekadar pergantian kalender, tetapi katalis pembaruan. Gelombang reformasi struktural berpotensi memperkuat integritas pasar,” ujarnya kepada Kontan. Menurutnya:- Strategi buy and hold tradisional berisiko tergerus inflasi dan volatilitas.
- Pasar akan bergerak dalam rotasi sektor yang cepat.
- Strategi active rebalancing dan stock picking agresif lebih relevan.
- Emiten dengan narasi pertumbuhan kuat dan likuiditas tinggi berpeluang mendapat valuasi premium.
Menkeu Siapkan Rp 55 Triliun Buat THR Lebaran ASN, TNI, dan Polri. Kapan Cair?
© 2026 Konten oleh Kontan