JAKARTA. Daya beli masyarakat yang lesu sejak tahun lalu masih terasa bagi bisnis ritel, terutama ritel busana. Hal ini juga dirasakan oleh peritel modern PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. Sepinya bisnis ritel departemen store mendorong manajemen PT Ramayana Lestari Sentosa saat ini tengah fokus mengembangkan bisnis ritel untuk kebutuhan pokok sehari-hari yakni SPAR. Maklum meskipun daya beli lesu, kebutuhan pokok tetap harus dipenuhi. Tahun ini Ramayana berencana merenovasi sekitar 20 gerai eks Robinson menjadi supermarket SPAR. Agar momentumnya tepat untuk mengundang konsumen, sebanyak sepuluh gerai akan dibuka sebelum Ramadan awal Juni 2016. Lalu sepuluh gerai sisanya akan dibuka setelah Lebaran.
Ramayana fokus menambah gerai SPAR
JAKARTA. Daya beli masyarakat yang lesu sejak tahun lalu masih terasa bagi bisnis ritel, terutama ritel busana. Hal ini juga dirasakan oleh peritel modern PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. Sepinya bisnis ritel departemen store mendorong manajemen PT Ramayana Lestari Sentosa saat ini tengah fokus mengembangkan bisnis ritel untuk kebutuhan pokok sehari-hari yakni SPAR. Maklum meskipun daya beli lesu, kebutuhan pokok tetap harus dipenuhi. Tahun ini Ramayana berencana merenovasi sekitar 20 gerai eks Robinson menjadi supermarket SPAR. Agar momentumnya tepat untuk mengundang konsumen, sebanyak sepuluh gerai akan dibuka sebelum Ramadan awal Juni 2016. Lalu sepuluh gerai sisanya akan dibuka setelah Lebaran.