JAKARTA. Ramba Energy Ltd. mendapatkan persetujuan awal atas hasil eksplorasi yang dilakukan perusahaan di sumur Selong-Akatara. Selanjutnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi mengizinkan Ramba Energy untuk menyusun plan of development (PoD) atau yang dikenal dengan perencanaan pengembangan Blok Lemang. Executive Director Ramba Energy Daniel Jol menyatakan, dengan ada persetujuan untuk memulai PoD, pihaknya sudah satu langkah lebih dekat untuk memulai produksi komersial pada semester II-2015. Paling tidak, ada tiga skenario produksi komersial yang bisa dilakukan Ramba Energy di Blok Lemang nanti. Pertama, dengan puncak produksi minyak 57.000 barel per hari (bph) dan gas 47 mmscfd. Kedua, dengan produksi minyak sebesar 25.000 bph dan gas sebesar 47 mmscfd.
Ramba Energy siap kembangkan Blok Lemang
JAKARTA. Ramba Energy Ltd. mendapatkan persetujuan awal atas hasil eksplorasi yang dilakukan perusahaan di sumur Selong-Akatara. Selanjutnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi mengizinkan Ramba Energy untuk menyusun plan of development (PoD) atau yang dikenal dengan perencanaan pengembangan Blok Lemang. Executive Director Ramba Energy Daniel Jol menyatakan, dengan ada persetujuan untuk memulai PoD, pihaknya sudah satu langkah lebih dekat untuk memulai produksi komersial pada semester II-2015. Paling tidak, ada tiga skenario produksi komersial yang bisa dilakukan Ramba Energy di Blok Lemang nanti. Pertama, dengan puncak produksi minyak 57.000 barel per hari (bph) dan gas 47 mmscfd. Kedua, dengan produksi minyak sebesar 25.000 bph dan gas sebesar 47 mmscfd.