JAKARTA. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), kemarin (18/2), menurunkan lagi BI rate 25 basis poin menjadi 7%. Selain itu, BI melonggarkan giro wajib minimum (GWM) primer 1% dari 7,5% menjadi 6,5% dan berlaku efektif mulai 16 Maret 2016. Ini adalah penurunan BI rate kedua kali dalam dua bulan terakhir. Januari lalu, BI rate juga turun 25 basis poin. Alhasil, kini tiada lagi alasan bunga kredit tetap setinggi langit. Ihwal penurunan bunga kredit, BI dan pemerintah pun kompak. Mereka mendorong penurunan bunga kredit perbankan. Pemerintah, misalnya, akan membatasi bunga deposito milik kementerian dan lembaga pemerintah yang disimpan di bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Rame-rame menarik turun bunga kredit
JAKARTA. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), kemarin (18/2), menurunkan lagi BI rate 25 basis poin menjadi 7%. Selain itu, BI melonggarkan giro wajib minimum (GWM) primer 1% dari 7,5% menjadi 6,5% dan berlaku efektif mulai 16 Maret 2016. Ini adalah penurunan BI rate kedua kali dalam dua bulan terakhir. Januari lalu, BI rate juga turun 25 basis poin. Alhasil, kini tiada lagi alasan bunga kredit tetap setinggi langit. Ihwal penurunan bunga kredit, BI dan pemerintah pun kompak. Mereka mendorong penurunan bunga kredit perbankan. Pemerintah, misalnya, akan membatasi bunga deposito milik kementerian dan lembaga pemerintah yang disimpan di bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).