KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) merespons isu yang beredar di media sosial terkait dugaan perusahaan menjadi sarana pencucian uang menjelang pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO) dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi, menegaskan kabar soal pencucian uang tidak berdasar. Pasalnya, setiap perusahaan yang akan melantai di bursa wajib melalui serangkaian proses pemeriksaan dan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta BEI. Darwin menjelaskan, terdapat tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam proses penilaian sebelum sebuah perusahaan dapat melaksanakan IPO.
Rans Entertainmen (RANS) Respons Isu Pencucian Uang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) merespons isu yang beredar di media sosial terkait dugaan perusahaan menjadi sarana pencucian uang menjelang pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO) dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi, menegaskan kabar soal pencucian uang tidak berdasar. Pasalnya, setiap perusahaan yang akan melantai di bursa wajib melalui serangkaian proses pemeriksaan dan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta BEI. Darwin menjelaskan, terdapat tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam proses penilaian sebelum sebuah perusahaan dapat melaksanakan IPO.
TAG: