Rapat FOMC Pekan Ini, IHSG Diperkirakan Fluktuatif



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini Senin (20/3) di zona merah. IHSG melemah 0,98% atau 65,75 poin ke level 6.612,49. Pelemahan ini disinyalir akibat pelaku pasar yang masih wait and see terhadap hasil FOMC Rabu (22/3). 

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Rio Febrian melihat bahwa pelaku pasar cenderung mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 bps dari hasil FOMC meeting pada Rabu (22/3).  

“Akan tetapi, pasar juga berharap memperoleh petunjuk mengenai arah kebijakan moneter The Fed, terutama mengenai terminal rate,” kata Rio, Senin (20/3).


Akibatnya, Rio memperkirakan IHSG akan bergerak sideways dalam rentang 6.585-6.680 di Selasa (21/3) dengan area support pada level 6.600 dan resistance pada level 6.750. Secara teknikal, proyeksi ini juga didasari oleh volume transaksi yang relatif kecil dibandingkan rata-rata sepanjang 2023.

Baca Juga: IHSG Dalam Tren Bearish, Simak Strategi Investasi dan Saham Pilihan Analis

Sementara dari dalam negeri, BI telah memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di 5,75% pada pekan lalu sehingga menjaga confidence pelaku pasar di tengah sentimen negatif penutupan dua bank regional di AS.

Di sisi lain, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG Selasa (21/3) cenderung terkoreksi dengan support pada level 6.542 dan resistance pada level 6.683. 

“Untuk sentimen masih mengenai perkembangan krisis likuiditas perbankan AS,” kata Herditya. Herditya juga mencermati pelaku pasar yang masih cenderung wait and see menjelang FOMC. 

Baca Juga: Ramai Sentimen Negatif, Pasar Saham Diproyeksi Sepi Sepanjang Ramadan 2023

Sementara Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji melihat IHSG Selasa (21/3) akan bergerak pada area support 6.582 & 6.543 dan resistance 6.671 dan 6.710. Nafan menyebut pergerakan tersebut  dipengaruhi beberapa sentimen dari luar negeri.

“Seputar SVB yang mengalami kolaps, krisis Credit Suisse, serta penetapan suku bunga The Fed, FOMC economic projections, maupun The Fed's Dot Plot merupakan isu utama yang terus dicermati para pelaku pasar,” ujar Nafan. 

Rio merekomendasikan saham-saham yang dapat diperhatikan investor pada Selasa (21/3), yaitu BBRI, BMRI, BBYB, INDF, ICBP, PTBA, AKRA, dan INCO. Sementara Herditya merekomendasikan saham ICBP, ANTM, dan ITMG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati