Ratu Prabu (ARTI) bisa kantongi laba meski pendapatannya anjlok di semester I



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 26,91 miliar di semester I-2020. Jumlah ini turun 75,29% (yoy) dibandingkan realisasi pendapatan bersih di semester I-2019 sebesar Rp 108,93 miliar.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/10), harga pokok penjualan ARTI di semester I-2020 tercatat sebesar Rp 36,29 miliar atau turun 55,20% (yoy) dibandingkan realisasi di semester I-2019 sebesar Rp 81,02 miliar.

Jumlah beban umum ARTI juga mengalami penurunan sebesar 58,08% (yoy) dari Rp 35,50 miliar di semester I-2019 menjadi Rp 14,88 miliar di semester I-2020.


Baca Juga: Sinar Mas Agro terbitkan obligasi Rp 1,4 triliun dalam tiga seri, berikut rinciannya

ARTI turut memperoleh laba selisih kurs sebesar Rp 5,04 miliar di semester I-2020. Namun, angka ini turun 68,63% (yoy) dibandingkan laba selisih kurs di semester I-2019 sebesar Rp 16,07 miliar.

Walau demikian, ARTI masih mampu meraup laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,31 miliar di semester I-2020. Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, perusahaan ini menderita rugi bersih sebesar Rp 10,92 miliar.

Bila ditelusuri, mayoritas pendapatan bersih ARTI di semester I-2020 berasal dari jasa konsultan perminyakan dan tenaga ahli sebesar Rp 22,84 miliar. Kemudian diikuti oleh pendapatan dari segmen penyewaan rig dan peralatan minyak sebesar Rp 3,44 miliar, segmen jasa perminyakan lainnya sebesar Rp 619,31 juta, dan segmen penyewaan bangunan dan jasa terkait sebesar Rp 309.000.

Total liabilitas ARTI hingga semester I-2020 berada di level Rp 1,01 triliun. Jumlah ini meningkat 3,06% dibandingkan liabilitas perusahaan di akhir tahun 2019 sebesar Rp 0,98 triliun.

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) dan Royal Vopak jajaki kemitraan di bidang terminal industri

ARTI mengantongi ekuitas sebesar Rp 466,90 miliar di semester I-2020 atau menurun 41,71% dibandingkan ekuitas perusahaan di akhir tahun 2019 sebesar Rp 801,03 miliar.

Adapun jumlah aset yang dimiliki ARTI hingga semester I-2020 sebesar Rp 1,48 triliun. Nilai ini berkurang 16,85% dibandingkan aset perusahaan tersebut di akhir tahun 2019 sebesar Rp 1,78 triliun.

Selanjutnya: Trisula Textile Industries (BELL) kembangkan kain sehat di tengah pandemi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi