JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggara World Economic Forum (WEF) untuk kawasan Asia Timur pada 19-21 April mendatang. Pemerintah akan memanfaatkan forum internasional ini untuk memperkenalkan Indonesia lebih dekat dengan para pemimpin dunia. Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan acara ini akan diperkirakan akan dihadiri 600 orang dari 1.000 undangan yang sudah dikeluarkan. Di antara undangan tersebut akan hadir 28 industri global seperti Chevron, Credit Swiss, Nestle, Coca Cola, dan Standard Chartered. Chief Executive Officer (CEO) global dari korporasi dunia tersebut akan hadir dan memberikan seminar. "Pentingnya acara ini adalah kita bisa menjelaskan tentang visi misi pemerintahan ke depan," ujar Rachmat dalam konferensi pers WEF di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (16/4).
Ratusan CEO global kumpul di Jakarta pekan depan
JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggara World Economic Forum (WEF) untuk kawasan Asia Timur pada 19-21 April mendatang. Pemerintah akan memanfaatkan forum internasional ini untuk memperkenalkan Indonesia lebih dekat dengan para pemimpin dunia. Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan acara ini akan diperkirakan akan dihadiri 600 orang dari 1.000 undangan yang sudah dikeluarkan. Di antara undangan tersebut akan hadir 28 industri global seperti Chevron, Credit Swiss, Nestle, Coca Cola, dan Standard Chartered. Chief Executive Officer (CEO) global dari korporasi dunia tersebut akan hadir dan memberikan seminar. "Pentingnya acara ini adalah kita bisa menjelaskan tentang visi misi pemerintahan ke depan," ujar Rachmat dalam konferensi pers WEF di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (16/4).