KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) melanjutkan fokus penyaluran pembiayaan ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah penguatan dana pihak ketiga (DPK) dan layanan digital perseroan. Hingga akhir Maret 2026, laba bersih Bank Sampoerna mencapai Rp 8 miliar, tumbuh 67,9% secara tahunan (year on year/YoY). Dari segi intermediasi, porsi pembiayaan UMKM Bank Sampoerna mencapai 59% dari total portofolio kredit sebesar Rp 11 triliun. Di sisi pendanaan, DPK tercatat sebesar Rp 15 triliun. Direktur Finance & Business Planning Bank Sahabat Sampoerna Henky Suryaputra mengatakan, pertumbuhan penghimpunan dana menjadi salah satu penopang ekspansi bisnis bank, terutama untuk mendukung pembiayaan UMKM.
Raup Laba Rp 8 Miliar Kuartal I-2026, Bank Sampoerna Fokus Genjot UMKM
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) melanjutkan fokus penyaluran pembiayaan ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah penguatan dana pihak ketiga (DPK) dan layanan digital perseroan. Hingga akhir Maret 2026, laba bersih Bank Sampoerna mencapai Rp 8 miliar, tumbuh 67,9% secara tahunan (year on year/YoY). Dari segi intermediasi, porsi pembiayaan UMKM Bank Sampoerna mencapai 59% dari total portofolio kredit sebesar Rp 11 triliun. Di sisi pendanaan, DPK tercatat sebesar Rp 15 triliun. Direktur Finance & Business Planning Bank Sahabat Sampoerna Henky Suryaputra mengatakan, pertumbuhan penghimpunan dana menjadi salah satu penopang ekspansi bisnis bank, terutama untuk mendukung pembiayaan UMKM.
TAG: