KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Platform komunikasi cloud global asal Kroasia, Infobip menggandeng Telkomsel untuk meluncurkan layanan
Rich Communication Services (RCS) for Business di Indonesia. Layanan ini menyasar berbagai sektor industri, terutama yang memiliki intensitas interaksi pelanggan tinggi.
Baca Juga: Genjot Ekspor, Multi Bintang (MLBI) Kirim 6 Kontainer BINTANG Radler ke Australia RCS for Business merupakan saluran komunikasi pesan yang lebih interaktif dibanding SMS konvensional, dengan dukungan konten kaya seperti gambar, video, GIF, hingga carousel. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kualitas komunikasi antara brand dan pelanggan. Enterprise Business Director Infobip, Kukuh Prayogi, mengatakan RCS juga menawarkan kapasitas pesan yang lebih panjang hingga 3.072 karakter, serta dukungan infrastruktur teknologi Infobip untuk mengoptimalkan layanan. “Selain itu, tersedia verified sender ID atau profil merek terverifikasi untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan,” ujar Kukuh dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026). Dengan pendekatan berbasis artificial intelligence (AI), Infobip berperan menjembatani ekosistem ini agar lebih mudah diadopsi pelaku bisnis. Perusahaan juga membantu brand memahami pemanfaatan kanal RCS secara efektif.
Baca Juga: Gapki hingga GPEI Respons Isu Badan Ekspor: Berpotensi Ganggu Mekanisme Pasar “Dukungan ini mencakup proses onboarding, pengembangan use case, hingga optimalisasi kampanye agar pesan tersampaikan secara tepat dan berdampak,” tambahnya. Kukuh menyebut sektor yang paling potensial memanfaatkan RCS adalah industri keuangan, termasuk perbankan, jasa keuangan, dan asuransi. Selain itu, sektor ritel, e-commerce, transportasi, dan logistik juga dinilai memiliki peluang besar. Menurutnya, sektor-sektor tersebut memiliki intensitas interaksi pelanggan yang tinggi dalam skala besar, sehingga membutuhkan kanal komunikasi yang lebih interaktif, aman, dan efisien.
Baca Juga: Akumindo Dukung Diskon Biaya Marketplace 50% untuk UMKM Melalui layanan ini, Infobip berupaya mendorong adopsi RCS for Business di kalangan brand lokal dengan menyediakan panduan implementasi serta contoh penggunaan di pasar Indonesia. Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan operator telekomunikasi, mitra OEM/platform, dan pelaku industri lainnya untuk memperkuat ekosistem komunikasi bisnis yang terverifikasi bagi konsumen. Kukuh menambahkan, adopsi RCS di Indonesia masih berada pada tahap awal, meskipun infrastruktur dasarnya sudah tersedia. “Artinya, meskipun fondasi utamanya telah tersedia, pemanfaatan fitur-fitur RCS yang lebih advanced masih berada pada tahap awal, sehingga peluang pengembangannya masih sangat besar,” jelasnya.
Baca Juga: Gakoptindo: Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Besar ke Harga Tempe dan Tahu Ia juga menyoroti dukungan ekosistem global, termasuk inisiatif Google, operator telekomunikasi, serta dukungan Apple melalui iOS 18 yang berpotensi mempercepat adopsi RCS. Perkembangan ini diharapkan dapat menyatukan pengalaman pengiriman pesan antara pengguna Android dan iOS, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pemanfaatan RCS dalam komunikasi bisnis. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News