Reaksi Dunia Terkait Serangan Israel-AS Terhadap Iran



KONTAN.CO.ID - Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada hari Sabtu (28/2), menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konfrontasi militer baru ketika Presiden Donald Trump bersumpah untuk menghancurkan persenjataan rudal Teheran dan mencegahnya mengembangkan senjata nuklir.

Berikut adalah reaksi internasional terhadap serangan tersebut:

Dmitry Medvedec, Wakil Ketua Dewan Kemanan Rusia memberikan respon terkait peristiwa besar tersebut. 


Baca Juga: Menlu Norwegia Khawatir dengan Perang Besar yang Terjadi di Timur Tengah

"Sang pembawa perdamaian sekali lagi menunjukkan wajahnya," kata Medvedev, mantan presiden Rusia. 

"Semua negosiasi dengan Iran adalah operasi penyamaran. Tidak ada yang meragukannya. Tidak ada yang benar-benar ingin menegosiasikan apa pun." tambahnya. 

“Pertanyaannya adalah, siapa yang lebih sabar menunggu akhir yang memalukan bagi musuh mereka. Amerika Serikat baru berusia 249 tahun. Kekaisaran Persia didirikan lebih dari 2.500 tahun yang lalu. Mari kita lihat dalam 100 tahun…” pungkasnya. 

Sedangkan, Nawaf Salam, Perdana Menteri Lebanon mengatakan dengan tegas bahwa mereka tidak akan menerima siapa pun yang menyeret Lebanon ke dalam petualangan yang mengancam keamanan dan persatuannya. 

“Serangan itu digambarkan oleh Israel sebagai serangan pencegahan, tetapi tidak sesuai dengan hukum internasional. Serangan pencegahan membutuhkan ancaman yang segera dan nyata.” kata Espen Barth, Menlu Norwegia. 

Sedangkan, pemerintah Inggris menyatakan bahwa mereka tidak ingin melihat eskalasi lebih lanjut menjadi konflik regional yang lebih luas. 

Baca Juga: Israel Serang Iran, Maskapai Internasional Batalkan Penerbangan ke dan dari Israel