Jakarta. Direktur Institut for Development of Economic and Finance (INDEF) Enny SRi Hartati menilai realisasi belanja modal masih belum memuaskan. Sebelumnya diketahui, realisasi belanja modal hinga akhir Mei baru sebesar 11,9% atau sekitar Rp 24 triliun. Menurut Enny, idealnya realisasi belanja modal hingga Mei bisa mendekati 50%. Apalagi, belanja modal menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah. Memang, jika dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya lebih tinggi. Namun pada tahun ini, pemerintah sudah mulai menggenjot belanja sejak bulan pertama. Bahkan lelang proyek sudah dilakukan tahun lalu.
Realisasi belanja modal rendah, ini efeknya
Jakarta. Direktur Institut for Development of Economic and Finance (INDEF) Enny SRi Hartati menilai realisasi belanja modal masih belum memuaskan. Sebelumnya diketahui, realisasi belanja modal hinga akhir Mei baru sebesar 11,9% atau sekitar Rp 24 triliun. Menurut Enny, idealnya realisasi belanja modal hingga Mei bisa mendekati 50%. Apalagi, belanja modal menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah. Memang, jika dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya lebih tinggi. Namun pada tahun ini, pemerintah sudah mulai menggenjot belanja sejak bulan pertama. Bahkan lelang proyek sudah dilakukan tahun lalu.