KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai Rp 3.923,2 triliun, terhitung sejak Oktober 2024 hingga September 2026. Capaian tersebut setara dengan 30,1% dari kebutuhan investasi nasional periode 2025–2029 sebesar Rp 13.032,8 triliun. “Penyerapan tenaga kerjanya 5.485.944 orang. Kontribusi Jawa 48,2% atau Rp1.892,2 triliun, dan luar Jawa 51,8% atau Rp2.031,0 triliun”, jelas Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam keterangan resminya, Selasa (20/10/2026). Baca Juga: Dua Tahun Prabowo: Investasi Capai Rp 3.923 Triliun dan Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja Rosan menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan peran investasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memperluas kesempatan kerja dan mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah. Dari sisi komposisi, realisasi investasi selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 1.998,7 triliun atau 50,9%, serta penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 1.924,5 triliun atau 49,1%.
Realisasi Capaian Investasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Tembus Rp 3.923,2 Triliun
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai Rp 3.923,2 triliun, terhitung sejak Oktober 2024 hingga September 2026. Capaian tersebut setara dengan 30,1% dari kebutuhan investasi nasional periode 2025–2029 sebesar Rp 13.032,8 triliun. “Penyerapan tenaga kerjanya 5.485.944 orang. Kontribusi Jawa 48,2% atau Rp1.892,2 triliun, dan luar Jawa 51,8% atau Rp2.031,0 triliun”, jelas Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam keterangan resminya, Selasa (20/10/2026). Baca Juga: Dua Tahun Prabowo: Investasi Capai Rp 3.923 Triliun dan Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja Rosan menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan peran investasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memperluas kesempatan kerja dan mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah. Dari sisi komposisi, realisasi investasi selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 1.998,7 triliun atau 50,9%, serta penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 1.924,5 triliun atau 49,1%.
TAG: