Realisasi investasi mulai merata di semester pertama 2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor masih terpaku dengan Pulau Jawa sebagai lokasi mereka menanamkan modalnya di Indonesia. Setidaknya, pada semester I-2020, realisasi investasi di Jawa mendominasi. Namun perlahan investasi terlihat mulai menjajaki luar Jawa.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) realisasi investasi Jawa sebesar Rp 208,9 triliun atau setara 51,9% dari total investasi sebesar Rp 402,6 triliun di semester I-2020. Sementara itu, pencapaian investasi di luar Jawa senilai Rp 193,7 triliun.

Kendati begitu, sebetulnya di paruh pertama tahun ini sudah mengindikasikan investasi yang lebih merata. Sebab, pada Januari-Juni 2019, realisasi investasi di Jawa mencapai 55,1% dari total investasi senilai Rp 395,6 triliun, sedangkan luar Jawa hanya 44,9%.


Baca Juga: Investor dalam negeri menyumbang investasi terbanyak sepanjang semester I-2020

Bila ditelisik, dari sisi penanaman modal asing (PMA) pada paruh pertama tahun ini daerah luar Jawa yang paling banyak berasal dari Maluku Utara dengan realisasi investasi senilai US$ 994,6 juta dari 72 proyek. Dari sisi penanaman modal dalam negeri (PMDN) di luar Jawa paling tinggi bertempat di Riau yang membukukan realisasi sebesar Rp 14,9 triliun yang tersebar ke dalam 1.487 proyek.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan di separuh kedua tahun ini, pihaknya akan terus berupaya mengejar investasi baik PMA maupun PMDN dengan harapan bisa lebih merata lagi. “Di BKPM, deputi, direktur, udah kayak staf, karena semua turun ke lapangan. Investasi yang mau datang mau investasi yang sudah jalan dan mau ekspansi kami kejar,” curhat Bahlil dalam video Konferensi Pers Realisasi Investasi Kuartal II-2020, Rabu (22/7).

Baca Juga: Turis asing seret, turis lokal menjadi bidikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati