JAKARTA. Realisasi kumulatif kredit pertanian yang disalurkan pihak perbankan di Bali pada triwulan III-2015 tercatat Rp1.346 miliar mengalami pertumbuhan sebesar 25,16 persen (yoy), sedikit lebih rendah dari triwulan II-2015 sebesar 27,29 persen (yoy. "Pertumbuhan penyaluran kredit sektor pertanian turut mengalami perlambatan, karena seiring dengan perlambatan kinerja lapangan usaha pertanian," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Dewi Setyowati di Denpasar Senin. Ia dalam laporan kajian ekonomi keuangan regional provinsi Bali menjelaskan, sejalan dengan melambatnya subkategori tanaman bahan makanan, subkategori perikanan secara umum turut mengalami penurunan kinerja.
Realisasi kredit pertanian di Bali Rp 1,34 miliar
JAKARTA. Realisasi kumulatif kredit pertanian yang disalurkan pihak perbankan di Bali pada triwulan III-2015 tercatat Rp1.346 miliar mengalami pertumbuhan sebesar 25,16 persen (yoy), sedikit lebih rendah dari triwulan II-2015 sebesar 27,29 persen (yoy. "Pertumbuhan penyaluran kredit sektor pertanian turut mengalami perlambatan, karena seiring dengan perlambatan kinerja lapangan usaha pertanian," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Dewi Setyowati di Denpasar Senin. Ia dalam laporan kajian ekonomi keuangan regional provinsi Bali menjelaskan, sejalan dengan melambatnya subkategori tanaman bahan makanan, subkategori perikanan secara umum turut mengalami penurunan kinerja.