Realisasi KUR Awal Mei 2026 Capai 30% Dari Kuota, Ini Cara Pinjam & Cicilan KUR BRI
Minggu, 10 Mei 2026 06:23 WIB
Diperbarui Minggu, 10 Mei 2026 06:24 WIB
Oleh: Adi Wikanto, Lailatul Anisah | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dipacu sejak awal tahun 2026. Jutaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berhasil mendapatkan KUR hingga awal Mei 2026. Berikut cara mendapatkan KUR dan cicilan per bulan di BRI. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman melaporkan hingga Minggu (3/5/2026) realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 96 triliun. Adapun target penyaluran KUR UMKM tahun ini naik menjadi Rp 320 triliun. Dengan demikian, penyaluran KUR hingga awal Mei 2026 telah mencapai 30% dari target. "Sampai tanggal 3 Mei 2026 kemarin total debitur telah mencapai 1,5 juta dan penyaluran ke sektor produksi mencapai 63%," kata Maman dalam Konferensi Pers Rapat Tingkat Menteri, di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Maman turut melaporkan dari total Rp 96 triliun ini, sebanyak Rp 70 triliun telah disalurkan kepada sektor mikro di desil 1 hingga desil 4 dalam rangka mengatasi kemiskinan ekstrem. "Sektor mikro ini berkontribusi terhadap upaya kita untuk menghilangkan kemiskinan ekstrim. Karena sebagian besar yang bekerja di situ itu rata-rata juga ini keluarga-keluarga kita yang memang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim," jelas Maman. Baca Juga: Hantavirus Disebut Bisa Mematikan hingga 40%, Apakah RI Termasuk Wilayah Rawan? Maman menyebutkan prioritas penyaluran KUR diberikan kepada sektor mikro lantaran pemerintah berupaya mengurangi angka pekerja informal dan meningkatkan porsi pekerja formal. Dalam kesempatan itu, Maman juga menegaskan alokasi kredit perbankan pada sektor UMKM terus meningkat dalam 10 tahun terakhir. Hal ini juga menjadi upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan pelaku usaha di tanah air. Maman mencatat, pada tahun 2025 saja, jumlah alokasi kredit yang dialokasikan perbankan nasional ke sektor UMKM mencapai 1.600 triliun. Dari jumlah tersebut yang disalurkan menggunakan skema KUR mencapai Rp 300 triliun. "Jadi yang KUR-nya Rp 300 triliun dan 1.300 triliun non KUR," ungkapnya. Maman menjelaskan bahwa alokasi kredit UMKM tidak bisa hanya dilihat dari jumlahnya. Pasalnya, ada beberapa kondisi UMKM bisa melakukan produksi dan mendapatkan akses pembiayaan namun terkendala dalam pemasaran produk. Untuk itu, pemerintah tidak hanya hanya mendorong percepatan realisasi KUR saja, namun juga mengamankan pasar setidaknya di dalam negeri. "Inilah makanya kalau Kementerian UMKM bicara tentang skema pembiayaan berjalannya seiringan dengan aspek sterilisasi pasar agar tetap bisa menjual produknya," tegas Maman. Tonton: Skema Bagi Hasil Berpotensi Menekan Saham Goto Cara Pinjam KUR BRI BRI adalah salah satu bank pemerintah yang menyalurkan banyak KUR. BRI memiliki berbagai jenis KUR pada tahun 2025 ini, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI. Penyaluran KUR tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank. Ketiga KUR tersebut sama-sama menetapkan bunga sebesar 6% per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda. Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online. "Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan," ungkap salah satu pegawai BRI. Jika ingin mengajukan KUR BRI secara online, ikuti cara berikut:
Akses laman kur.bri.co.id untuk mengajukan pinjaman KUR BRI online.
Pilih "Ajukan Pinjaman".
Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun.
Jika Anda tidak memiliki akun di halaman tersebut, pilih "Daftar" Bisa juga dengan mendaftar melalui akun Google.
Tunggu verifikasi yang dikirim pihak BRI melalui e-mail yang telah didaftarkan.
Setelah akun sudah jadi, masuk (login) kembali di laman https://kur.bri.co.id/ menggunakan email dan password.
Klik "Ajukan Pinjaman KUR". Baca dengan teliti halaman syarat dan ketentuan, kemudian klik “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”.
Klik “I’m not a Robot”, Isi informasi data diri secara lengkap (nama lengkap, NIK, alamat, nama ibu kandung, dan lainnya).
Isi data usaha dengan lengkap (jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening BRI, dan lainnya).
Unggah beberapa dokumen seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, serta foto usaha.
Klik “Selanjutnya” untuk masuk ke halaman pengajuan pinjaman. Isi data pengajuan (nominal pengajuan dan tenor).
Klik “Hitung angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar.
Klik “Ajukan pinjaman”. Setelah itu akan muncul halaman pengajuan informasi mengenai pinjaman disetujui atau tidak.
Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen. Tonton: Skandal FH UI 27 Korban Dugaan Pelecehan Seksual Terungkap Tabel angsuran KUR BRI Angsuran KUR BRI pada Mei 2026 lebih ringan dibandingkan bulan sebelumnya. Diberitakan Kompas.com, KUR BRI dengan pinjaman 1 juta, cicilan per bulan Rp 86.527 untuk tenor 1 tahun pada Mei 2026 ini. Jumlah itu turun dibandingkan periode Januari-Februari 2026, cicilan KUR BRI sebesar Rp 88.333 per bulan untuk pinjaman dan tenor yang sama. Berikut perbandingan cicilan KUR BRI April 2026 dibandingkan awal tahun Tabel KUR BRI Mei 2026 Pinjaman Rp 1 juta 12 bulan: Rp 86.527 18 bulan: Rp 58.685 24 bulan: Rp 44.773 36 bulan: Rp 30.877 48 bulan: Rp 23.946 60 bulan: Rp 19.801 Tonton: Bahaya Indonesia Diduga Jadi Markas Baru Scammer Internasional Pinjaman Rp 5 juta 12 bulan: Rp 432.634 18 bulan: Rp 293.425 24 bulan: Rp 223.863 36 bulan: Rp 154.385 48 bulan: Rp 119.731 60 bulan: Rp 99.006 Pinjaman Rp 10 juta 12 bulan: Rp 865.267 18 bulan: Rp 586.850 24 bulan: Rp 447.726 36 bulan: Rp 308.771 48 bulan: Rp 239.462 60 bulan: Rp 198.012 Tonton: Ketidakpastian Global Membuat Investor Lebih Hati-Hati Masuk ke Indonesia Pinjaman Rp 20 juta: 12 bulan: Rp 1.730.535 18 bulan: Rp 1.173.700 24 bulan: Rp 895.452 36 bulan: Rp 617.542 48 bulan: Rp 478.925 60 bulan: Rp 396.024
Pinjaman Rp 30 juta 12 bulan: Rp 2.595.802 18 bulan: Rp 1.760.550 24 bulan: Rp 1.343.177 36 bulan: Rp 926.313 48 bulan: Rp 718.387 60 bulan: Rp 594.036 Pinjaman Rp 40 juta 12 bulan: Rp 3.461.070 18 bulan: Rp 2.347.399 24 bulan: Rp 1.790.903 36 bulan: Rp 1.235.084 48 bulan: Rp 957.850 60 bulan: Rp 792.048 Pinjaman Rp 50 juta 12 bulan: Rp 4.326.337 18 bulan: Rp 2.934.249 24 bulan: Rp 2.238.629 36 bulan: Rp 1.543.855 48 bulan: Rp 1.197.312 60 bulan: Rp 990.060
Pertalite Hilang Di Sejumlah SPBU Ternyata Ini Alasannya