KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Koperasi dan UMKM (KUMKM) terus dipercepat dan menunjukkan peningkatan. Hingga saat ini penyerapan PEN untuk KUMKM telah mencapai Rp87,083 triliun atau sebesar 70,37%. Pemerintah mengalokasikan dana untuk pelaksanaan program PEN untuk KUMKM sebesar Rp 123,46 triliun untuk tahun 2020. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, sebagian besar program ini dilaksanakan oleh perbankan dan lembaga pembiayaan yang langsung mendapat alokasi dari Kementerian Keuangan. Pertama, penempatan dana di Bank Himbara untuk restrukturisasi pinjaman senilai Rp 78,78 triliun. Kedua, Belanja Imbal Jasa Penjaminan (IJP) senilai Rp 5 Triliun dan Penjaminan untuk Modal Kerja senilai Rp 1 triliun.
Realisasi penyerapan PEN untuk koperasi dan UMKM capai 70,37%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk Koperasi dan UMKM (KUMKM) terus dipercepat dan menunjukkan peningkatan. Hingga saat ini penyerapan PEN untuk KUMKM telah mencapai Rp87,083 triliun atau sebesar 70,37%. Pemerintah mengalokasikan dana untuk pelaksanaan program PEN untuk KUMKM sebesar Rp 123,46 triliun untuk tahun 2020. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, sebagian besar program ini dilaksanakan oleh perbankan dan lembaga pembiayaan yang langsung mendapat alokasi dari Kementerian Keuangan. Pertama, penempatan dana di Bank Himbara untuk restrukturisasi pinjaman senilai Rp 78,78 triliun. Kedua, Belanja Imbal Jasa Penjaminan (IJP) senilai Rp 5 Triliun dan Penjaminan untuk Modal Kerja senilai Rp 1 triliun.