JAKARTA. Kasus pembobolan dana bank oleh karyawan yang marak diperkirakan bisa mendorong asuransi memberikan perlindungan di sektor ini. Sayang, di Indonesia belum ada fasilitas pendukung untuk menyediakan layanan tersebut. Perusahaan reasuransi yang harus mem-back up produk-produk bank tidak memiliki modal cukup. Klaim asuransi ini sangat besar dan memiliki risiko tinggi pula. Hanya ada segelitir asuransi yang menawarkan perlindungan dari kejahatan pembobolan bank di Indonesia, antara lain PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) dan PT Asuransi Central Asia (ACA). Produk di Adira Insurance bernama Bankers Blanket Bond (BBB). Pemian lain juga tertarik. "Tapi di Indonesia belum ada perusahaan reasuransi yang mendukung," kata Direktur Pemasaran Asuransi Bumiputeramuda 1967 (Bumida), Joko Hananto, kemarin.
Reasuransi lokal masih kurang modal
JAKARTA. Kasus pembobolan dana bank oleh karyawan yang marak diperkirakan bisa mendorong asuransi memberikan perlindungan di sektor ini. Sayang, di Indonesia belum ada fasilitas pendukung untuk menyediakan layanan tersebut. Perusahaan reasuransi yang harus mem-back up produk-produk bank tidak memiliki modal cukup. Klaim asuransi ini sangat besar dan memiliki risiko tinggi pula. Hanya ada segelitir asuransi yang menawarkan perlindungan dari kejahatan pembobolan bank di Indonesia, antara lain PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) dan PT Asuransi Central Asia (ACA). Produk di Adira Insurance bernama Bankers Blanket Bond (BBB). Pemian lain juga tertarik. "Tapi di Indonesia belum ada perusahaan reasuransi yang mendukung," kata Direktur Pemasaran Asuransi Bumiputeramuda 1967 (Bumida), Joko Hananto, kemarin.