KONTAN.CO.ID - BASEL. Swiss menghadapi dilema antara menjaga pertumbuhan ekonomi dan meredam kekhawatiran publik terhadap lonjakan jumlah penduduk. Dalam referendum yang akan digelar Minggu (14/6), warga Swiss akan menentukan nasib usulan pembatasan populasi yang dinilai kalangan bisnis dapat mengancam daya saing ekonomi negara tersebut. Kekhawatiran terbesar datang dari sektor farmasi dan bioteknologi, salah satu mesin utama ekonomi Swiss. Industri ini sangat bergantung pada tenaga kerja asing berkeahlian tinggi, terutama untuk kegiatan riset dan pengembangan. Melansir Reuters (12/6), Basel menjadi contoh nyata ketergantungan tersebut. Kota yang berbatasan dengan Jerman dan Prancis itu merupakan pusat industri farmasi global dan rumah bagi dua raksasa obat, Roche dan Novartis. Selama beberapa dekade, pertumbuhan ekonomi Basel melampaui rata-rata nasional. Sekitar 40% penduduknya merupakan warga negara asing dan produk domestik bruto (PDB) per kapita kota tersebut hampir 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata Swiss.
Referendum Pembatasan Penduduk Ancam Daya Saing Ekonomi Swiss
KONTAN.CO.ID - BASEL. Swiss menghadapi dilema antara menjaga pertumbuhan ekonomi dan meredam kekhawatiran publik terhadap lonjakan jumlah penduduk. Dalam referendum yang akan digelar Minggu (14/6), warga Swiss akan menentukan nasib usulan pembatasan populasi yang dinilai kalangan bisnis dapat mengancam daya saing ekonomi negara tersebut. Kekhawatiran terbesar datang dari sektor farmasi dan bioteknologi, salah satu mesin utama ekonomi Swiss. Industri ini sangat bergantung pada tenaga kerja asing berkeahlian tinggi, terutama untuk kegiatan riset dan pengembangan. Melansir Reuters (12/6), Basel menjadi contoh nyata ketergantungan tersebut. Kota yang berbatasan dengan Jerman dan Prancis itu merupakan pusat industri farmasi global dan rumah bagi dua raksasa obat, Roche dan Novartis. Selama beberapa dekade, pertumbuhan ekonomi Basel melampaui rata-rata nasional. Sekitar 40% penduduknya merupakan warga negara asing dan produk domestik bruto (PDB) per kapita kota tersebut hampir 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata Swiss.
TAG: