KONTAN.CO.ID - Aplikasi BRImo (mobile banking Bank Rakyat Indonesia) dirancang untuk memudahkan nasabah dalam mengakses berbagai layanan perbankan digital, seperti transfer dana, pembayaran tagihan, pengecekan saldo, hingga pembukaan rekening tanpa harus datang ke kantor cabang. Meski demikian, dalam praktiknya proses registrasi atau pendaftaran akun BRImo kerap mengalami kendala, khususnya bagi nasabah baru atau pengguna yang melakukan registrasi ulang. Kendala tersebut umumnya ditandai dengan munculnya notifikasi “Transaksi Gagal” disertai kode error tertentu, seperti SIA8, SIA9, SIB1, SIXR, SIRE, dan kode lainnya.
Penyebab Utama Gagal Daftar BRImo
Berikut ini beberapa penyebab gagal daftar BRImo dirangkum dari media sosial @BankBRI_ID. 1. Data Tidak Sesuai dengan Data Bank Ketidaksesuaian data NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nomor ponsel, atau alamat email dengan data yang tersimpan di sistem BRI menjadi penyebab paling umum. Kondisi ini sering memicu munculnya kode error seperti SIA8, SIA9, atau SIB1. 2. Nomor Ponsel atau Email Sudah Terdaftar Satu nomor ponsel dan email hanya dapat digunakan untuk satu akun BRImo. Apabila nomor tersebut pernah digunakan sebelumnya, sistem akan menolak pendaftaran ulang. 3. Gagal Mengunggah Foto KTP Foto KTP yang buram, terpotong, terkena pantulan cahaya, atau tidak sesuai dengan bingkai aplikasi dapat menyebabkan proses verifikasi identitas gagal. Baca Juga: Modal Rp10.000: Cara Mudah Beli Reksadana BRImo, Bebas Biaya! 4. Koneksi Internet Tidak Stabil atau Gangguan Server Jaringan internet yang lemah, pemeliharaan sistem, atau kepadatan server BRI—terutama saat pembaruan aplikasi—dapat menghambat proses registrasi. 5. Masalah Teknis pada Perangkat atau Kartu SIM Penggunaan ponsel dual SIM dengan kartu utama tidak berada di slot pertama dapat memicu error tertentu, seperti kode SIDZ. 6. Aplikasi Belum Diperbarui atau Cache Menumpuk Versi aplikasi BRImo yang belum diperbarui atau cache yang menumpuk dapat menyebabkan gangguan sistem, termasuk error S102 atau SIRE. Selain itu ada juga penyebab seperti satu NIK hanya dapat terdaftar maksimal pada tiga rekening BRI. Jika batas ini telah tercapai, pendaftaran BRImo akan ditolak. Baca Juga: Cara Bayar Cicilan Pegadaian dengan Mudah via BRImoArti Kode Error BRImo yang Sering Muncul
- SIA8 / SIA9: Data yang dimasukkan tidak sesuai dengan data bank. Solusi: Pastikan data diinput persis sesuai KTP dan rekening.
- SIB1 / SIXR: Terjadi kesalahan verifikasi atau kegagalan proses registrasi. Solusi: Ulangi proses dengan koneksi internet stabil.
- SIRE: Gangguan koneksi antara aplikasi dan sistem pusat BRI. Solusi: Coba kembali beberapa saat kemudian atau gunakan jaringan berbeda.
- S102: Pendaftaran akun baru gagal, biasanya terkait nomor ponsel. Solusi: Pastikan nomor ponsel sudah terdaftar di BRI.
- SIDZ: Kartu SIM tidak berada di slot utama. Solusi: Pindahkan kartu SIM ke slot pertama.
- RUIC / RULE: Nomor ponsel tidak sesuai dengan data bank. Solusi: Lakukan pembaruan data nomor ponsel di kantor cabang BRI.
- Memastikan koneksi internet stabil dan aplikasi BRImo telah diperbarui ke versi terbaru.
- Menginput ulang seluruh data secara teliti sesuai dengan KTP dan data rekening.
- Menggunakan nomor ponsel dan email yang belum pernah terdaftar di BRImo.
- Menghapus cache aplikasi BRImo melalui pengaturan ponsel, lalu mencoba kembali.
- Memastikan pulsa mencukupi untuk menerima OTP serta kartu SIM berada di slot utama.
- Call Center BRI: 14017 atau 1500 017
- WhatsApp SABRINA: 0812-12-14017
- Media sosial X: @BRI_customerCare